01 November 2019, 22:01 WIB

Relawan Iwan Bule Berbagai Daerah Polisikan Vijaya Fitriyasa


Yurike Budiman | Sepak Bola

Antara
 Antara
Calon Ketua Umum PSSI Vijaya Fitriyasa

CALON Ketua Umum PSSI Vijaya Fitriyasa dilaporkan oleh Samuel Parasian dari Peradi ke Polda Metro Jaya karena dianggap mencemarkan nama kompetitornya, Komjen (Purn) M Iriawan atau yang kerap disapa Iwan bule.

"Kami membuat laporan terhadap terduga VJ yang dalam acara Mata Najwa mencemarkan nama baik bapak Komjen M Iriawan di mana dia mengatakan Pak Iriawan bekerja sama dengan kartel untuk memenangi ketua umum PSSI," kata kuasa hukum pelapor, Fernando, di Polda Metro Jaya, Jumat (1/11).

Surat laporan polisi terhadap Vijaya Fitriyasa. (ANTARA)

Pelapor dan kuasa hukumnya datang ke Polda dengan membawa sejumlah barang bukti.

"Adapun barang bukti yang dibawa ada video dari YouTube acara Mata Najwa di mana beliau menyatakan Komjen Iriawan atau Iwan bule diduga melakukan kartel dengan pemilihan ketua umum PSSI. Laporan sudah diterima," ujarnya.

Baca juga: Iwan Bule Diingatkan Jangan Seperti Edy Rahmayadi

Selain Samuel, Vijaya juga dilaporkan oleh Yudi Sufredi selaku simpatisan Iwan bule ke Polrestabes Bandung.    

Dalam laporannya, dia disangkakan melanggar Pasal UU ITE Nomor 19 tahun 2016.        

Melalui laporan polisi nomor, STPL 2515/9 /2019/JBR/Polrestabes/ 01/11/2019, Vijaya dinilai telah mencemarkan nama baik Iwan Bule yang juga maju sebagai calon Ketua Umum PSSI.    

"Ucapan Vijaya yang mengatakan ada kartel, hal itu dianggap sebagai memprovokasi," kata Yudi.    

Sedangkan laporan ketiga terhadap Vijaya dibuat di Polres Tangerang Selatan oleh Rahmad Sukendar selaku relawan Iwan Bule.        

Laporan Rahmad telah diterima Polres Tangerang Selatan dengan Nomor:TBL/1268/K/XI/2019/SPKT/Res Tangsel tanggal 1 November 2019.    

Adapun penyataan Vijaya yang membuatnya dilaporkan ke polisi adalah "Iwan Bule harusnya gunakan momen ini untuk berantas kartel sepak bola. Bukan bernegosiasi dengan mereka. Saya duga ada kecenderungan (negosiasi) itu," kata Vijaya dalam sebuah acara televisi pada Rabu (30/10). (Medcom.id/Antara/X-15)

BERITA TERKAIT