01 November 2019, 21:48 WIB

Dipanggil KPK, Aspri Istri Imam Nahrawi Mangkir


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

Antara/Hafidz Mubarak A
 Antara/Hafidz Mubarak A
Istri manrtan menpora Shobihbah Rohmah saat diperiksa KPK, 24 Oktober lalu

KOMISI Pemberantasan Korupsi memanggil asisten pribadi istri mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bernama Yuyun Sulistyawati. Ia sedianya diagendakan diperiksa untuk tersangka Imam dalam penyidikan kasus suap dana hibah KONI, namun mangkir.

"Yuyun Sulistyawati saksi IMR (Imam) dalam kasus suap penyaluran bantuan pemerintah kepada KONI tidak menghadiri pemeriksaan. Belum diperoleh Informasi terkait ketidakhadirannya," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (1/11).

Sebelumnya, komisi sempat memeriksa istri Imam, Shobibah Rohmah. Penyidik antirasywah menduga Shobibah mengetahui perihal kasus yang menjerat suaminya dan memerlukan keterangannya.

Namun, seusai diperiksa Shobibah menolak berkomentar banyak soal pemeriksaannya.

Baca juga : KPK Periksa Asisten Pribadi Istri Imam Nahrawi

"Mohon maaf ya (tidak bisa berkomentar). Mohon doanya saja buat Bapak (Imam Nahrawi) ya. Terima kasih,” ujar Shobibah seusai pemeriksaan di KPK, Jakarta, pekan lalu.

KPK menetapkan Imam Nahrawi sebagai tersangka bersama asisten pribadinya Miftahul Ulum. KPK menduga Ulum sebagai perantara suap yang diterima Imam. Adapun mantan menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa itu diduga menerima suap total sebesar Rp26,5 miliar secara bertahap sejak 2014 hingga 2018.

Uang yang diterima diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah KONI, penerimaan terkait jabatan Imam Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima, dan sejumlah penerimaan lain dalam kaitan jabatannya sebagai Menpora. (OL-7)

BERITA TERKAIT