01 November 2019, 20:30 WIB

Anies Pastikan Undur Diri 2 Pejabat tak Pengaruhi Bahasan APBD


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Antara/Akbar Nugroho Gumay
 Antara/Akbar Nugroho Gumay
Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan

DUA anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengundurkan diri saat ramai diperbincangkan rancangan anggaran DKI untuk 2020. Namun, Anies memastikan hal itu tidak mengganggu proses pembahasan anggaran tersebut.

Diketahui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Sri Mahendra Satria Wirawan dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Edy Junaedi resmi mengundurkan diri.

"Kalau terkait pembahasan (usulan anggaran), Insha Allah tidak (mengganggu). Nanti kan ada pelaksana tugasnya," ungkap Anies saat konferensi pers di Gedung Balai Kota, Jakarta, Jumat (1/11).

Anies kemudian menunjuk Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Kependudukan dan Pemukiman, Suharti, menjadi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bappeda. Namun, untuk posisi Plt Dinas Pariwisata dan Kebudayaan belum ditentukan.

Baca juga : Kepala Bappeda DKI Ikut Mengundurkan Diri

"Insha Allah selama ini juga Ibu Suharti sudah mendampingi Bappeda. Jadi selama beliau di sini satu bulan lebih, itu salah satu tugas beliau adalah bekerja bersama Bappeda. Jadi ini tandemnya kan langsung, bisa langsung jalan karena beliau mengikuti semua," tutur Anies.

Anies kemudian menyinggung soal sistem e-budgeting yang sebelumnya dipermasalahkanya karena dianggap salah input data terkait usulan anggaran lem aibon yang mencapai Rp82,8 miliar. Hal itu ramai diperbincangkan dan dikritik oleh publik.

Menurut Anies, sistem e-budgeting saat ini mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas dan smart system. Kedepan, pihaknya akan meningkatkan kemampuan atau upgrade sistem e-budgeting itu.

"Yang kami akan lakukan adalah mengupgrade saja. Upgrading anggaran itu tetap bisa diakses, bahkan bukan hanya saja bisa dilihat, tapi juga publik bisa memberikan komentar langsung di situ. Itu sudah dikerjakan dan akan digunakan mulai Januari (2020)," tandas Anies. (OL-7)

BERITA TERKAIT