01 November 2019, 18:17 WIB

Ada Formula E, Satpol PP DKI Ajukan Anggaran Rp1,1 Triliun


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Antara/Reno Esnir
 Antara/Reno Esnir
Personil Satpol PP DKI Jakarta dalam apel di Monumen Nasional

PERHELATAN balap mobil Formula E menjadi salah satu perhatian Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta dalam program pengamanannya selama 2020.

Untuk itu, Kepala Satpol PP DKI Arifin menyebutkan, pihaknya mengajukan anggaran sebesar Rp1,1 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKi Jakarta 2020. Hal itu terungkap dalam Rapat Kerja Komisi A DPRD DKI yang membahas Rancangan Kebijakan Umum APBD Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020.

Selain pengamanan Formula E, dana sebesar itu menurut Arifin juga akan digunakan untuk penyelenggaraan sidang yustisi pelanggaran Perda atau Perkada dan peningkatan fungsi sekretariat PPNS.

"Rinciannya, Belanja Langsung (BL) sebesar Rp313 miliar dan Belanja Tidak Langsung (BTL) senilai Rp 845 miliar," kata Arifin di Gedung Balai Kota, Jakarta, Jumat (1/11).

Baca juga : Kepala Bappeda DKI Sri Mahendra juga Mengundurkan Diri

Lebih lanjut, Arifin menuturkan dalam usulan ini ada empat kegiatan yang digabung di kegiatan Penyelenggaraan Bantuan Pengamanan. Yakni, rangkaian pengamanan HUT Kota Jakarta dan malam Tahun Baru, pengamanan Hari Besar Keagamaan dan Hari Besar Nasional, dan Pelaksanan Piket Posko Operator.

"Hal ini dilakukan untuk efektivitas nomenklatur kegiatan. Lalu ada juga kegiatan yang dinolkan yakni, peningkatan Kapasitas Korps Satpol PP dan pembinaan mitra Satpol PP," kata Arifin.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono meminta petugas Satpol PP harus mengedepankan bentuk persuasif kepada masyarakat kecil.

"Satpol PP harus rapi senyum, tapi ketika menghadapi sesuatu yang memang diperlukan mereka siap. Jangan lemah lembut di depan pengusaha hiburan pelanggar Perda, tapi tampak garang di depan masyarakat kelas bawah," tandas Mujiyono. (OL-7)

BERITA TERKAIT