01 November 2019, 16:55 WIB

Anies Umumkan UMP DKI 2020 Menjadi Rp4.2 Juta


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

MI/Insi Nantika Jelita
 MI/Insi Nantika Jelita
 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta tahun 2020, yakni sebesar Rp4.276.349,00. Menurutnya, penetapan tersebut sesuai aturan pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan.

"Hari ini saya sampaikan bahwa UMP DKI Jakarta untuk tahun 2020 mengalami perubahan, yangg sebelumnya Rp3.940.0000 maka di 2020 menjadi Rp4.276.349,00,"kata Anies di Gedung Balai Kota Jakarta, Jumat (1/11).

Ia menambahkan, "Kenaikannya sebesar Rp335.776, atau 8,51 persen. Penetapan UMP DKI ini sesuai dengan dasar hukum berlaku baik Undang-undang maupun aturan pemerintah,"

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan melalui surat edaran dengan Nomor B-m/308/HI.01.00/X/2019, menyebutkan bahwa besaran UMP 2020 naik menjadi 8,51%. Masing-masing provinsi memiliki besaran UMP yang berbeda.

Baca juga: Esok Anies Umumkan Penaikan UMP DKI Jakarta

Dewan Pengupahan DKI Jakarta sudah menyurvei kebutuhan hidup layak (KHL) ke 45 pasar tradisional dalam tiga gelombang. Pemerintah masih menggunakan 60 item untuk perhitungan KHL.

Lebih lanjut, Anies mengatakan khusus di Jakarta, buruh yang memiliki KTP DKI dan gaji setara UMP hingga 10 persen diatasnya bisa mendapatkan Kartu Pekerja.

"Dengan surat pekerja ini dapat manfaatnya, yaitu transport umum gratis Jak Lingko. Fasilitas keanggotaan grosir sehingga bisa belanja kebutuhan sehari-hari lebih murah," kata Anies.

Kemudian pemprov memberikan subsidi pangan murah untuk keseharian disamping KJP Plus serta jalur afirmasi anak-anak sekolah. Program Kartu Pekerja, kata Anies, telah diluncurkan sejak 2018.

"Kita bekerja sama dengan para Serikat Buruh Federasi untuk melakukan distribusi kebutuhan pokok dengan adanya koperasi yang dibangun kerja sama dengan pasar jaya," tandas Anies. (OL-4)

BERITA TERKAIT