01 November 2019, 15:12 WIB

BI : Aliran Modal Asing Capai Rp217 Triliun per Oktober


Faustinus Nua | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
 ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo

BANK Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing yang masuk ke dalam negeri mencapai Rp217,04 triliun year to date (ytd). Hal tersebut menunjukan adanya optimisme investor pada pada prospek ekonomi Indonesia.

"Sampai 31 Oktober ytd, keseluruhan tahun aliran modal asing masuk dalam bentuk portofolio ke SBN dan saham jumlahnya Rp217,04 triliun," kata Gubernur BI Perry Warjiyo di kompleks BI, Jakarta (1/11).

Modal asing yang masuk, lanjut Perry, terdiri dari obligasi pemerintah Rp165,2 triliun dan saham Rp49,9 trilun. Selain itu, ada sebagain kecil obligasi koorporasi yakni 2,06% per triwulan.

Baca juga: Investor Asing masih Percayai Indonesia

Dia juga menambahkan untuk week to date (wtd) aliran modal asing yang masuk per 31 Oktober 2019 mencapai Rp4,45 triliun ke SBN. Sementera untuk obligasi koorporasi sebesar Rp0,11 triliun dan saham terjadi aliran modal keluar (outflow) sebesar Rp0,19 triliun.

Menurutnya, masuknya aliran modal asing menunjukan adanya kepercayaan investor terhadap kebijakan Indonesia. Dengan kepemimpinan yang bari dilantik baik Presiden maupun para menteri serta pelaku ekonomi lainnya menambah optimisme investor.

"Dan ini lagi-lagi mengkonfirmasi confident terhadap Indonesia masih cukup baik. Terbukti dari aliran inflow asing masuk ke portofolio yang terus mengalir. Ini juga menujukkan confident prospek ekonomi Indonesia," tuturnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT