01 November 2019, 13:24 WIB

Warga Flotim Keluhkan Naiknya Iuran BPJS


Ferdinandus Rabu | Nusantara

MI/Ferdinandus Rabu
 MI/Ferdinandus Rabu
Kenaikan iuran BPJS Kesehatan memberatkan warga Flores Timur, NTT. 

NAIKNYA iuran BPJS Kesehatan menuai pro dan kontra di tengah masyarakat Kabupaten Flores Timur, NTT. Salah seorang aktivis kemanusiaan pada Yayasan Permata Bunda, Benta Da Silva mengakui kenaikan iuran BPJS Kesehatan memberatkan. Menurutnya kenaikan iuran BPJS Kesehatan ini harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan dan fasilitas kesehatan.

"Tentu memberatkan bagi mayarakat kecil karena mau memikirkan kebutuhan hidup atau membayar iuran tiap bulannya. Selama ini pelayanan kesehatan juga masih belum memuaskan. Kadang ketika berobat, masyarakat hanya bisa diberi obat generik sehingga terpaksa harus membeli obat lainnya di apotik. Padahal sudah memiliki BPJS. Saya sendiri pernah mengalaminya. Dan sekarang, iuran BPJS dinaikkan lagi tentunya semakin memberatkan," kata Benta Da Silva, Jumat (1/11).

Sementara itu, warga lainnya Veronika yang ditemui mengakui belum mengetahui adanya kenaikan iuran tersebut.

baca juga: Buronan Terpidana Penyelundupan Manusia di Dumai Dibekuk

"Selama ini dengar begitu saja, tetapi tidak pasti seperti apa. Naiknya berapa juga belum tahu pasti, sehingga kami harap petugas bisa segera memberitahukan kepastian tersebut agar kami tidak bingung. Pastinya memberatkan, tapi mau bagaiamana kami harap kalau iuran naik maka pelayanan kesehatan pun harus semakin baik agar sama-sama puas," kata Veronika. (OL-3)

BERITA TERKAIT