01 November 2019, 13:30 WIB

Jelang SEA Games 2019, Atlet Taekwondo Berlatih di Korea


Despian Nurhidayat | Olahraga

ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
 ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Sejumlah atlet pelatnas taekwondo sedang berlatih.

MENYAMBUT ajang SEA Games 2019 yang sudah berada di depan mata, PBTI (Pengurus Besar Taekwondo Indonesia) tengah menyiapkan atlet-atlet untuk berlatih di Korea.

Taekwondo merupakan seni bela diri asal Korea maka belajar langsung dari ahlinya merupakan hal paling baik untuk persiapan Indonesia.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBTI Yefi Triaji mengatakan, saat ini, atlet-atletnya ada yang sudah melakukan training camp di Korea. Sementara yang lainnya, akan menyusul pada Jumat (1/11) untuk melakukan latihan di 'Negeri Ginseng' tersebut.

"Ya kalau kita tahapan pelatnas saat ini kan ada di rangkaiannya, kita mau melakukan training camp ke Korea, selama 21 hari. Jadi kloter pertama pada 24 Oktober itu sudah berangkat untuk Kyorugi, sampai nanti 13 November. Kalau untuk yang Poomsae, tanggal 1 malam ini sampai 21 November," ungkapnya kepada Media Indonesia, Jumat (1/11).

Yefi menegaskan training camp di Korea merupakan hal yang sangat penting bagi para atletnya. Pematangan merupakan hal yang tengah dikejar olehnya mengingat waktu yang sudah semakin minim.

"Di Korea ini kita bukan kejuaraan ya, tapi latih tanding dengan pihak Korea. Karena kan memang taekwondo sendiri berasal dari Korea dan pematangan para atlet saya rasa akan sangat baik disana. Setelah training camp nanti, kita bisa siap untuk turun dan berlaga. Taekwondo kan main pada 7 sampai 9 Desember," lanjut Yefi.

Baca juga: Perbaiki Peringkat di Filipina

Sementara itu, Yefi menambahkan PBTI akan mengirimkan 17 atlet untuk berlaga di ajang dua tahunan terbesar di Asia Tenggara tersebut. Dia juga menambahkan 2 medali emas akan menjadi target untuk PBTI.

"Kita ada 17 atlet yang kami siapkan, 9 untuk Kyorugi dan 8 untuk Poomsae. Kita targetkan 2 medali emas di dua nomor pertandingan ini, ya paling mentok salah satulah. Tapi memang kami menargetkan 2 medali emas," pungkasnya.

Dalam dua seri SEA Games yakni 2015 dan 2017, cabang olahraga taekwondo memang selalu berhasil mendulang dua medali emas. Pencapaian ini pun tentunya menjadi tolak ukur bagi Yefi dan ia pun optimistis para atletnya dapat setidaknya menyamai pencapaian sebelumnya.

Lebih lanjut, Yefi mengatakan dia tidak mau terlalu terganggu dengan permasalahan yang melilit PBTI. Dia hanya ingin para atletnya dapat mendulang prestasi di ajang SEA Games nanti sekaligus mampu mengharumkan nama Indonesia.

"Tentunya kendala sih ada, cuma itu sudah lewat dan yang penting program itu harus dijalankan dengan baik. Ya itu tugasnya pengurus lah kalau ada masalah anggaran dan lain sebagainya. Yang jelas kita upayakan kegiatan ini berjalan sesuai dengan program yang sudah ditetapkan," tutup Yefi. (OL-2)

BERITA TERKAIT