01 November 2019, 08:40 WIB

NasDem Total Usung Calon Bermutu


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

MI/PIUS ERLANGGA
 MI/PIUS ERLANGGA
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh

KETUA Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh menegaskan komitmen partainya dalam membangun daerah sangat kuat. Oleh karena itu, NasDem total alias berani mengorbankan apa pun, termasuk biaya, ketika memiliki calon kepala daerah yang bermutu.

"Ketika dia mempunyai kapabilitas membangun daerah dan wilayah dan memiliki elektabilitas yang tinggi, dukung dia. Kalau perlu kita keluarkan biaya, dukung dia. Bukan dia yang kasih, kita kasih kepada dia," tegas Surya saat menggelar silaturahim dengan petinggi media massa di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, kemarin.

Menurut dia, NasDem selalu dan akan terus berjuang menyukseskan pembangunan daerah, termasuk dengan memastikan pemimpin terpilih yang unggul, bermutu, dan dikenali masyarakatnya. Setiap calon yang memiliki kriteria tersebut akan mendapatkan dukungan NasDem.

"Jadi, kami tidak melihat di sana karena faktor subjektivitas, anaknya ketua umum, keponakannya ketua umum, adiknya ketua umum atau pemimpinnya, ketua umum. Jauh-jauh hari partai ini mengingatkan itu urusan ke seratus. Tempatkan dan melihat kondisi secara objektif," terangnya.

Surya juga menegaskan bahwa NasDem tidak mengincar materi atau balasan lain dalam melaksanakan prinsip politik tersebut. "Uniknya partai ini bukan hanya sekadar membebaskan seluruh sumbangan atas kursi-kursi yang diperoleh harus dibayar berapa, tapi partai ini mendukung siapa pun tokoh itu, bahkan di luar partai, dan tidak harus menjadi kader partai ini. Catatannya kapabilitas dan elektabilitas," ungkapnya.

Hal itu pun sudah terbukti sangat baik karena masyarakat menerima dan percaya terhadap NasDem. Dari tiga kali kontestasi politik tingkat daerah, kepuasan masyarakat bisa dilihat dari tren keterpilihan kandidat kepala daerah yang yang diusung NasDem.

"Tahapan pertama secara nasional, urutan parpol posisi NasDem peringkat dua, pilkada kedua, lagi-lagi posisi NasDem nomor dua. Kemudian pilkada terakhir, dari seluruh hasil pilkada NasDem nomor satu," paparnya.

Padahal, kata Surya, NasDem merupakan partai yang baru di kancah perpolitikan nasional. Usianya belum genap 10 tahun, tapi sudah mampu merebut simpati masyarakat Indonesia.

Awasi pilkada

Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Mochamad Afifuddin mengajak masyarakat untuk menguatkan program pengawasan pesta demokrasi yang akan berlangsung tahun depan di 270 wilayah.

Masyarakat bukan hanya sebagai pemilih, melainkan juga bisa ikut mengawasi jalannya pilkada.

"Bawaslu butuh masyarakat untuk menjaga demokrasi," kata Afifuddin melalui keterangan resmi, kemarin.

Ia mengatakan Bawaslu akan meningkatkan sosialisasi untuk menggugah lebih banyak masyarakat. Kemudian pendekatan itu untuk memberikan pemahaman soal aturan, teknis, larangan, dan bagaimana cara mengawasi pemilu.

Masyarakat, imbuhnya, dapat datang ke Kantor Bawaslu untuk belajar dan mencari data di pojok pengawasan. (P-2)

BERITA TERKAIT