01 November 2019, 05:05 WIB

Uji Coba Fitur Baru, Netflix Bikin Sineas Dongkol


Irana Shalindra | Weekend

Unsplash/YTCount
 Unsplash/YTCount
Netflix tengah menguji coba fitur baru yang dapat mengatur kecepatan tayangan.

Penyedia layanan streaming, Netflix, tengah mendapat kecaman dari para sineas terkait rencana fitur baru mereka yang memungkinkan pemirsa untuk mempercepat atau memperlambat program dan film yang tengah ditonton.

Sutradara Incredibles, Brad Bird, dan sutradara film Knocked Up, Judd Apatow, termasuk di antara para pegiat industri film yang men-tweet kekhawatiran mereka.

Apatow, yang juga pencipta serial Netflix, Love, mengatakan bahwa fungsi pengatur kecepatan itu sebagai hal "konyol dan menghina".

Fitur tersebut memungkinkan pengguna untuk memutar konten dari setengah kecepatan normal hingga satu setengah kali lebih cepat, dan dilaporkan hanya tersedia untuk pengguna ponsel Android.

Bird, yang film-filmnya juga memuat Mission: Impossible - Ghost Protocol, mengatakan "ini merupakan potongan lain dari pengalaman sinema yang sudah tidak ada lagi."

Sementara itu, bintang film Breaking Bad, Aaron Paul, mengatakan fitur itu dapat sepenuhnya mengambil kendali seni orang lain dan menghancurkannya.

Menanggapi kecemasan para pelaku perfilman, Wakil presiden Netflix Keela Robinson menjelaskan, pihaknya secara berkala menguji fitur-fitur baru yang dapat membantu meningkatkan Netflix.

"Tes terakhir ini telah menghasilkan cukup banyak umpan balik -positif maupun negatif. Fungsi ini hanya diuji coba untuk perangkat seluler, dan memberikan orang kemampuan untuk memvariasikan kecepatan di mana mereka menonton di ponsel atau tablet."

Ia menambahkan, fitur tersebut ialah fitur konvensional yang telah lama tersedia pada alat pemutar DVD, dan belakangan diminta oleh banyak pelanggan Netflix. "Misalnya, orang yang ingin mempercepat untuk melihat adegan favorit mereka, atau ingin menjadi lebih lambat karena itu adalah tayangan berbahasa asing."

Di sisi lain, pihaknya tetap sensitif terhadap isu yang dipermasalahkan para kreator sehingga tidak memasukkan perangkat TV dalam tes ini dan juga memasukkan fitur penyesuaian pitch audio.

"Perusahaan tidak berencana untuk meluncurkan semua tes ini dalam jangka pendek," tambahnya. "Dan apakah kami memperkenalkan fitur-fitur ini untuk semua orang pada suatu saat akan tergantung pada umpan balik yang kami terima." (BBC/M-2)

BERITA TERKAIT