01 November 2019, 05:20 WIB

Iwan Bule Dituntut Sikat Kartel


(Ant/Ykb/Faj/R-2) | Sepak Bola

 ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
  ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
 Bakal Calon Ketua PSSI Komjen Pol Mochamad Iriawan

CALON Ketua Umum PSSI Vijaya Fitriyasa mengisyarakat bakal memberikan dukungan pada sang rival, yaitu Mochamad Iriawan pada kongres, 2 November mendatang. Syaratnya, pria yang akrab dipanggil Iwan Bule itu tidak melibatkan orang lama yang ada di induk sepak bola nasional itu.

"Saya siap dukung Iwan Bule (menjadi Ketua Umum PSSI) jika dia berani lawan kartel lama. Saya juga siap mendukung dia, jika mengganti pengurus PSSI lama dengan orang-orang berintegritas untuk sepak bola," kata Vijaya melalui keterangan tertulis, kemarin.

Bos Persis Solo itu sempat menyebutkan Iwan Bule melakukan pendekatan dengan orang-orang yang mempunyai citra buruk di dunia sepak bola Tanah Air. "Iwan Bule harusnya gunakan momen ini untuk berantas kartel sepak bola. Bukan bernegosiasi dengan mereka," kata Vijaya.

Selain Vijaya dan Iwan, sembilan nama lain bersaing untuk menjadi Ketua Umum PSSI periode 2019-2023. Mereka, yakni Arif Putra Wicaksono, Aven Hinelo, Benhard Limbong, Fary Djemi Francis, La Nyalla Mattaliti, Rahim Soekasah, Sarman, Yesayas Oktavianus, dan Benny Erwin.

Calon ketum, Arif Wicaksono, kemarin, menyatakan merasa dirugikan karena dihapusnya debat kandidat, kemarin. Hal yang sama juga diungkapkan Fary Djemi Francis.

Di sisi lain, kandidat ketum Nyalla Mattalitti menyayangkan sikap Menpora, Zainudin Amali, karena melakukan pertemuan dengan salah satu caketum PSSI, Iwan Bule, Selasa (29/10).

Zainudin dan Iwan Bule berjumpa dalam diskusi tentang optimalisasi Instruksi Presiden (Inpres) No 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. "Seharusnya Menpora bisa menjaga netralitas menjelang kongres 2 November 2019," tutur La Nyalla, kemarin. (Ant/Ykb/Faj/R-2)

BERITA TERKAIT