01 November 2019, 01:20 WIB

Importir Limbah B3 Nakal Siap-Siap Kena Sanksi


MI | Humaniora

ANTARA
 ANTARA
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya 

MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan, pengenaan sanksi bagi importir limbah tercemar Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) nakal penting untuk memberikan efek jera.

Pernyataannya itu merespons kabar bahwa reekspor limbah B3 tidak dikirim importir ke negara asal. “Kalau dari dokumennya sudah sesuai, tetapi ada penyimpangan dan sengaja oleh pengusaha ditertibkan saja,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Mengenai bentuk sanksinya, Siti mengatakan akan membahasnya bersama dengan Bea dan Cukai dan Kemenhub. “Apabila yang nakal itu Shipping (pelayarannya) harus konsultasi dengan Kemenhub.”

Hingga 30 Oktober 2019, sebanyak 2.194 kontainer limbah B3 telah dicegah masuk ke Indonesia. Sekitar 882 kontainer di antaranya didapatkan dari hasil kerja sama Ditjen Bea dan Cukai dan KLHK.  

“Yang masih di pelabuhan ada 1.064 sedangkan yang sudah direeskpor sebanyak 374 kontainer,” imbuh kata Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi. (Ind/Van/H-2)

BERITA TERKAIT