31 October 2019, 22:05 WIB

Bali masih Jadi Surga Properti


Mediaindonesia.com | Ekonomi

Istimewa
 Istimewa
Seiring dengan stabilnya kinerja Kabinet Indonesia Maju, bisnis properti, khususnya di Bali diprediksi semakin berkembang. 

BISNIS properti di Pulau Bali,  khususnya hunian resort diprediksi akan tumbuh signifikan tahun depan. Hal itu seiring dengan stabilnya kinerja Kabinet Indonesia Maju.

Salah satu wilayah yang layak diperhitungkan oleh para investor properti adalah Tabanan. Pasalnya, saat ini Tabanan masuk dalam pengembangan kawasan metropolitan provinsi Bali yang digagas oleh Kementerian Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional).

Andreas Raditya, General Manager Marketing Ciputra Group mengatakan, Tabanan dalam pengembangan tersebut masuk dalam kawasan metropolitan Bali yang dikenal dengan istilah “Sarbagita” yaitu Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan.

Pengembangan kota metropolitan Bali  merupakan upaya pemerintah dalam menjalankan strategi perekonomian. Dalam konsepnya, pengembangan kota metropolitan baru ini akan dihubungkan dengan kawasan ekonomi di sekelilingnya, seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Industri (KI), hingga Kawasan Strategis Pariwisata (KSP).

Tabanan, menurut Raditya adalah salah satu kawasan di Pulau Dewata yang layak diperhitungkan oleh para investor, karena Kabupaten ini paling berpotensi berkembang. Raditya menegaskan, Tabanan akan berkembang karena pembangunan infrastruktur di kawasan ini sedang gencar dilakukan.

Berangkat dari tingginya investor yang mencari produk properti yang memiliki nilai investasi dengan prospek kenaikan harga yang tinggi, Ciputra Group mengembangkan proyek Ciputra Beach Resort yang berlokasi di Tabanan, tepatnya  di pinggir pantai yang eksotis yaitu Yeh Gangga.

Menurut Raditya, kawasan sekitar Ciputra Beach Resort adalah kawasan yang masih alami dan menjadi incaran wisatawan lokal dan mancanegara.

“Karakter kawasan ini yang dilalui garis pantai yang panjang dan dramatis dengan pemandangan yang menakjubkan dan juga dikelilingi oleh area persawahan yang hijau dan merupakan salah satu ciri khas alam Bali,” terang Raditya.

Ciputra Beach Resort juga menjawab kebutuhan tersebut dengan produk yang prestige dengan harga yang cukup kompetitif. Menurut Raditya, di Kawasan Ciputra Beach Resort juga akan dibangun Hotel dan prasarana jalan pendukung yang akan memudahkan para pembeli untuk dapat mengakses langsung ke arah pantai. Hal ini tentunya akan menjadi faktor penentu yang berperan terhadap kenaikan harga properti yang ada di kawasan tersebut di masa depan.

Raditya menjelaskan, saat ini sedang dikembangkan proyek perumahan dengan konsep cluster eksklusif Nivata Residence dan Sadana Residence.

“Selain lokasi yang strategis, Ciputra Beach Resort juga berpeluang besar untuk growth,  lokasi proyek ini sangat alami sekali, jauh dari hingar-bingar, sangat cocok untuk destinasi rest & relax, healthy tourism atau liburan yang membutuhkan ketenangan,” jelas Raditya.

Raditya menambahkan, Sadana Residence merupakan produk tahap pertama di proyek Ciputra Beach Resort. Saat ini, fokus pemasaran berada di Nivata Residence seluas 6 hektar yang menawarkan unit rumah dan juga unit kavling.

“Unit kavling yang ditawarkan ukurannya dari 250 meter persegi dan 300 meter persegi. Untuk unit rumah, tipe yang ditawarkan ada dua yaitu pertama Tipe Avani dengan luas tanah 250 meter persegi dan luas bangunan 197 meter persegi, kedua Tipe Giri dengan luas tanah 300 meter persegi dan luas bangunan 238 meter persegi.”  (RO/A-3)

BERITA TERKAIT