31 October 2019, 18:15 WIB

Tina Toon Minta Pemprov DKI Hati-hati Menginput Data


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

MI/Susanto
 MI/Susanto
Anggota DPRD DKI Jakarta Agustina Hermanto atau Tina Toon saat dilantik di Jakarta

ANGGOTA Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Agustina Hermanto alias Tina Toon, meminta kepada pihak Dinas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk mengatur secara rinci dalam menginput anggaran DKI.

Hal ini untuk mencegah salah input usulan anggaran, seperti halnya anggaran lem aibon dalam komponen Alat Tulis Kantor (ATK) sebesar Rp82,8 miliar.

"Anggaran-anggaran besar itu kita perlu bold kek (di halaman website). Supaya betul-betul kita bisa fokus di situ, dikasih keterangan juga. Hati-hati Pak, Bu," kata Tina Toon dalam rapat komisi A di DPRD DKI Jakarta, Jakarta, Kamis (31/10).

Selain anggaran yang besar, Tina juga minta diberikan keterangan terkait anggaran yang diprioritaskan. Lalu, keterangan untuk anggaran yang ditambah atau dikurangi secara besar atau dihilangkan perlu diberi keterangan.

Baca juga: Bongkar Anggaran Lem Aibon, Inilah Sosok William Aditya Sarana

Tina juga mengingatkan kepada Bappeda untuk berhati-hati dalam menginput usulan anggaran.

"Kemarin saya sudah sampaikan juga, mohon untuk input info ke publik itu jangan main-main," tegasnya.

Meskipun menginput nilai yang sifatnya masih sementara, namun harus lebih diperhatikan. Terlebih dengan pengawasan publik dan media yang saat ini sensitif dengan berbagai kejanggalan.

"Oke kita bilang sementara, tapi once itu keluar di publik, keluar di media itu langsung (ketahuan). Apalagi kalau sudah viral, bisa jadi liar. Jadi segala sesuatu yang liar itu, kita kan sudah jamannya berita per detik langsung keluar, nah itu hati-hati buat teman-teman semua," tandasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT