31 October 2019, 17:45 WIB

OJK Siap Bersinergi Dorong Pembangunan Sektor Prioritas


Ihfa Firdausya | Ekonomi

ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
 ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso 

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) sebagai salah satu stakeholder di sektor keuangan menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah dan Bank Indonesia untuk mendorong pembangunan sektor prioritas. Sektor-sektor tersebut antara lain infrastruktur, pariwisata, industri manufaktur dan lain-lain.

"Yang prioritas ini perlu kita berikan dorongan. Semua lembaga pemerintah, OJK, Kemenkeu dan BI sangat bersedia untuk memberikan apa, kalau ada kendala, insentif apa yang diperlukan dari pemerintah?" ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam acara HUT Pasar Modal di Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (31/10).

Menurutnya, banyak insentif yang sudah tersedia bagi pelaku usaha tetapi belum cukup dimanfaatkan. Di antaranya insentif pajak, insentif melalui vocational serta kredit-kredit prioritas yang berkaitan dengan pariwisata.

Di sisi lain, pihaknya juga siap men-tackle kendala perizinan di daerah. Wimboh menilai hal tersebut bisa dilakukan tanpa menunggu omnibus law rampung.

"Akan kita tackle, nggak usah nunggu omnibus law, yang bisa kita lakukan akan kita lakukan. Mudah-mudahan omnibus law bisa segera keluar tapi menurut hemat kami beberapa proyek sudah bisa dilakukan dan dipercepat tanpa harus menunggu omnibus law," kata Wimboh.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan menyelenggarakan CEO Networking 2019 dalam rangka HUT ke-42 Pasar Modal, Kamis (31/10), di Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta.

Baca juga: OJK Minta Asosiasi Bentuk Lembaga Penyelesaian Sengketa

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan networking dari para CEO di Pasar Modal sehingga tercipta sinergi di kapital market ekosistem serta membangun hubungan yang harmonis antara stakeholder di Pasar Modal dengan pengambil kebijakan di sektor fiskal, moneter dan industri jasa keuangan.

Wimboh mengharapkan momentum tersebut tidak dilewatkan oleh para pengusaha. Karena bisa mendukung pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

"Ini adalah wujud dari optimisme pengusaha dan optimisme ini tolong terus dipelihara dan ditingkatkan. Kita harapkan dapat memberikan multiplayer kepada UMKM. Sehingga nanti bisa mempekerjakan orang lebih banyak lagi dan juga yang prioritas, mendorong ekspor," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT