31 October 2019, 17:26 WIB

Realisasi Investasi di Luar Jawa Tumbuh Tinggi


Andhika prasetyo | Ekonomi

MI/ Susanto
 MI/ Susanto
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia

BADAN Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat pada periode triwulan ketiga 2019, realisasi investasi di Indonesia mencapai Rp205,7 triliun. Jumlah tersebut tumbuh 18,4% dari periode yang sama tahun lalu.

Secara rinci, pernyebaran lokasi investasi masih didominasi di Jawa dengan total Rp112,1 triliun. Sementara, di luar Jawa baru sebesar Rp93,6 triliun.

Walaupun belum melampaui angka di Jawa, realisasi di luar Jawa mengalami peningkatan 23,5%. Di Jawa, pertumbuhan hanya sebesar 14,4%.

“Ini adalah hal yang menarik karena peningkatan realisasi invetasi lebih tinggi di luar Jawa," ujar Kepala BKPM Bahlil Lahadalia di Kantornya Jakarta, Kamis (31/10).

 

Baca juga: Menkeu Harap Pelaku Usaha Tidak Hilang Kepercayaan Diri

 

Lonjakan realisasi investasi yang tinggi di luar Jawa tidak lepas dari semakin gencarnya pembangunan infrastruktur yang tersebar secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

"Program pemerintah yakni melaksanakan pembangunan secara Indonesiasentris. Dengan infrastruktur yang memadai, kegiatan usaha di luar Jawa menjadi semakin lancar dan itu menarik perhatian investor," tuturnya.

BKPM optimistis, ke depan akan semakin banyak investor yang menjadikan lokasi-lokasi di luar Jawa sebagai tujuan utama mereka.

"Terlebih pemerintah telah membangun dan mengembangkan beberapa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan destinasi-destinasi Bali Baru," tutur dia.

Penyebaran investasi yang merata, jelasnya, akan berimbas pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan perekonomian daerah.

"Roda perekonomian baru di berbagai daerah akan bergerak dan membuat kesejahteraan masyarakat setempat semakin meningkat," pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT