31 October 2019, 14:39 WIB

NasDem Hanya Usung Calon Kepala Daerah Bermutu


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

MI/Pius Erlangga
 MI/Pius Erlangga
 Ketua umum Partai NasDem Surya Paloh memberikan pidato. 

KETUA Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh menegaskan komitmen partainya dalam membangun darah sangat kuat. Maka NasDem berani mengorbankan apapaun termasuk biaya ketika memiliki calon kepala daerah yang bermutu.

"Ketika dia mempunyai kapabilitas membangun daerah dan wilayah dan memiliki eksebilitas yang tinggi, dukung dia, kalau perlu Kita keluarkan biaya, dukung dia, bukan dia yang kasih, kita kasih pada dia," tegasnya saat menggelar silaturahmi dengan petinggi media massa di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Kamis (31/10).

Menurut Surya Paloh, NasDem selalu dan akan terus berjuang mensukseskan pembangunan daerah termasuk dengan memastikan pemimpinya yang unggul, bermutu, dan dikenali masyarakatnya. Setiap orang yang memiliki kriteria tersebut akan mendapatkan dukungan NasDem untuk menjadi pengayom masyarakat.

"Jadi kami tidak melihat di sana (pencalonan kepala daerah) karena faktor subjektivitas, anaknya ketua umum, keponakannya ketua umum, adiknya ketua umum atau pemimpinnya ketua umum. Jauh-jauh hari partai ini mengingatkan itu urusan ke seratus. Tempatkan dan melihat kondisi secara objektif," terangnya.

Ketua Umum NasDem juga mengatakan mekanisme tersebut sangat penting untuk mewujudkan cita-cita darah yang sejahtera. Kapabilitas merupakan syarat utama seseorang yang ingin mendapatkan dukungan NasDem yang tidak pernah bermain-main dan selalu ingin menang saat memberikan pilihan pemimpin terbaik bagi rakyat.

"Seorang itu yang mempunyai nilai kapabilitas baru kemudian aspek kedua elektabilitas. Dua hal ini menjadi perhatian utama dalam memutuskan siapapun yang harus diberikan dukungan oleh partai ini," katanya.

Surya juga menegaskan bahwa NasDem tidak mengincar materi atau balasan lain dalam melaksanakan prinsip politik tersebut.

"Uniknya partai ini bukan hanya sekadar membebaskan seluruh sumbangan atas kursi-kursi yang diperoleh harus dibayar berapa, tapi partai ini mendukung siapapun tokoh itu bahkan di luar partai dan tida harus menjadi kader partai ini, catatannya kapabilitas dan elektabilitas," pungkasnya. (OL-09)

BERITA TERKAIT