31 October 2019, 10:22 WIB

Filipina Kembali Diguncang Gempa


Marcheilla Ariesta | Internasional

AFP/ANTHONY ALLADA
 AFP/ANTHONY ALLADA
Bangunan mengalami kerusakan akibat gempa di Mindanao

GEMPA dengan kekuatan 6,5 pada Skala Richter kembali mengguncang Filipina bagian selatan. Gempa ini hanya selang dua hari sejak lindu bermagnitudo 6,8 SR mengguncang Mindanao, Selasa (29/10) lalu.

US Geological Survey (USGS) mengatakan gempa itu kembali menggncang wilayah yang sama seperti pada Selasa (29/10) lalu.

"Tidak ada ancaman tsunami," kata USGS, dilansir dari Channel News Asia, Kamis (31/10).

Gempa Selasa (29/10) lalu menewaskan tujuh orang di pulau selatan Filipina tersebut. Gempa itu merusak gedung-gedung, menumbangkan kabel listrik, dan memincu tanah longsor.

Baca juga: Kastil Warisan Dunia di Okinawa Dilalap Api

Seorang anak berusia tujuh tahun dan ayahnya yang berusia 44 tahun termasuk di antara mereka yang terbunuh di Provinsi Cotabato Utara setelah mereka dihantam batu besar, kata para pejabat bencana.

Pihak berwenang mengatakan jumlah korban jiwa bisa meningkat karena banyak yang terluka tidak segera dibawa ke rumah sakit.

Ini gempa kuat ketiga yang mengguncang Mindanao dalam dua pekan terakhir. Gempa pertama terjadi pada 16 Oktober lalu dan menewaskan sekitar 20 orang di kampung halaman Presiden Filipina Rodrigo Duterte itu. (Medcom/OL-2)

BERITA TERKAIT