31 October 2019, 12:00 WIB

Pemkot New York Larang Penjualan Foei Gras


Basuki Eka Purnama | Internasional

dailymail.co.uk
 dailymail.co.uk
Foei gras

PEMERINTAH Kota New York memutuskan melarang beredarnya foie gras, salah satu makanan khas di boga Prancis.

DPRD New York itu melakukan voting pada Rabu (30/10) yang menghasilkan keputusan untuk melarang penjualan makanan itu mulai 2022.

Anggota DPRD New York menganggap mencekoki bebek dan angsa agar hati mereka bengkak dan bisa dikonsumsi manusia adalah sebuah bentuk kekejaman.

Aturan itu akan berlaku pada Oktober 2022 dan melarang semua restoran di kota tersebut untuk menjual, menyajikan, dan bahkan menyimpan foei gras.

Mereka yang melanggar aturan itu akan didenda sebesar US$500 hingga US$2 ribu.

Baca juga: Pentagon Rilis Video dan Foto Penyerbuan Al-Baghdadi

Para pembela hak hewan memuji keputusan yang dihasikan dengan voting 42 melawan enam.

"Ini adalah hari bersejarah bagi hak binatang di Kota New York," ujar Matthew Dominguez dari Voters for Animal Rights.

Namun, para peternak bebek yang menghasilkan foie gras mengancam akan menggugat pemerintah kota New York.

"Kami akan mengalahkan mereka di pengadilan," seru Izzy Yanay, pendiri dan general manager Hudson Valley Foie Gras, salah satu produsen terbesar foei gras di Negara Bagian New York.

Menurut Yanay, aturan itu akan merugikan perusahaannya.

"Saya memiliki 400 orang yang telah bekerja untuk saya selama 30 tahun. Mereka akan menghadapi tragedi," ungkapnya.

Produksi foei gras telah dilarang di sejumlah dunia termasuk di Inggris. (AFP/OL-2)

BERITA TERKAIT