31 October 2019, 07:10 WIB

Idham Komit Perkuat Kepolisian


Putra Ananda | Politik dan Hukum

MI/Susanto
 MI/Susanto
Calon Kapolri Komjen Pol Idham Azis mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di ruang rapat Komisi III DPR.

KOMISI III DPR RI meloloskan Komjen Idham Aziz sebagai Kapolri menggantikan Jenderal (Purn) Tito Karnavian. Keputusan Komisi III DPR diputuskan secara aklamasi pasca-fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan Kapolri yang berlangsung di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Rabu (29/10).

"Semua fraksi berkesimpulan bahwa tidak perlu membuat pandangan fraksi, tetapi keputusan melalui kapoksi, yaitu aklamasi. Aklamasi menyetujui Komjen Idham Azis sebagai Kapolri," kata Ketua Komisi III DPR Herman Hery di ruang Komisi III, Senayan, Jakarta, Rabu (30/10).

MI/ADAM DWI

Pimpinan dan anggota Komisi III DPR RI tiba di kediaman calon tunggal Kapolri, Komjen Idham Azis, di Jakarta, Rabu (30/10).

 

Berdasarkan hasil kesepakatan, Komjen Idham Aziz sebagai Kapolri selanjutnya akan disampaikan kepada pimpinan DPR untuk dapat segera disetujui. Jika tidak ada perubahan jadwal, rapat paripurna hasil uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri dijadwalkan digelar hari ini.

Dalam paparan uji kepatutan dan kelayakan, Idham memaparkan tujuh poin prioritas yang akan ia tingkatkan dan kerjakan selama menjabat Kapolri. Ke-7 program itu meliputi pengembangan SDM hingga penataan kelembagaan kepolisian untuk menjadi lebih profesional dan berintegritas.

"Dalam segi aspek peningkatan kinerja, ada tiga hal utama yang menjadi perhatian, yaitu perbaikan pelayanan publik berbasis IT, penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, serta pengelolaan kamtibnas yang optimal," jelas Idham dihadapan pimpinan dan anggota Komisi III yang hadir.

Idham juga berkomitmen untuk menjaga netralitas kepolisian sebagai lembaga yang tidak berpolitik. Netralitas itu akan dibawa dalam perhelatan pilkada serentak terdekat, yaitu pada 2020. Idham pun tidak ragu akan menindak aparatnya jika terbukti melanggar ketidaknetralan.

Seusai dinyatakan lolos fit and proper test, Idham mengucapkan rasa syukur. "Kepada Allah SWT, kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Pak Jokowi yang telah memberikan amanah dan kepercayaan untuk melaksanakan tugas ini, dan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Saya juga mohon doa restu untuk bisa melaksanakan amanah ini dengan penuh rasa tanggung jawab."

 

Positif

Sebelumnya, Idham mendapat penilaian positif dari para pimpinan dan anggota Komisi III DPR yang berkunjung ke kediaman pribadinya di Jalan Panglima Polim Nomor 7A, Jakarta Selatan, Rabu (30/10).

Kunjungan segenap jajaran pimpinan dan anggota Komisi III DPR ke kediaman Idham dalam rangka tahapan wawancara uji kelayakan Idham sebagai Kapolri.

Selama 90 menit, pimpinan dan anggota Komisi III bergantian mengonfirmasi kehidupan Idham dengan istri dan anak-anaknya.

Idham Azis tercatat memiliki sejumlah prestasi. Namanya mencuat saat bergabung dengan Densus 88 yang dipimpin mantan Kapolri Jenderal Tito Karnavian menggerebek gembong bom Bali, dr Azhari. Idham juga dikenal sukses mendidik anak-anaknya. Dua putranya, yakni Ilham dan Irfan, juga sama-sama berhasil menjadi taruna Akademi Kepolisian dengan raihan nilai tertinggi dalam seleksi di tahun yang berbeda.

Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi meminta Idham Azis yang telah lolos uji kepatutan dan kelayakan agar bisa menuntaskan kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Ketua Wadah Pegawai Yudi Purnomo mengatakan Kapolri baru nanti perlu memprioritaskan pengungkapan kasus Novel demi kepastian hukum. "Kami menunggu Pak Idham menjadi Kapolri (definitif) sehingga memiliki kewenangan lebih besar dan kami berharap bisa mengungkap pelaku dan dalang penyerangan (Novel)," kata Yudi. (Dhk/Mts/X-6)

BERITA TERKAIT