31 October 2019, 02:20 WIB

Purwakarta Jaga Sawah Abadi


MI | Nusantara

ANTARA
 ANTARA
Purwakarta Jaga Sawah Abadi

POSISI strategis Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, membuat daerah ini diincar para pebisnis dan investor. Selain membangun industri, banyak dari mereka yang menggerakkan usaha ritel dan mengincar investasi properti di daerah ini.

"Karena itu, sejak dini kami sudah mengantisipasi dampaknya bagi usaha pertanian. Untuk melindungi lahan pertanian, kami memperketat izin pembangunan perumahan baru," ungkap Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, kemarin.

Saat ini luas sawah yang ada mencapai 18 ribu hektare, terdiri atas sawah irigasi teknis seluas 10 ribu hektare dan sawah tadah hujan 8.000 hektare. "Ke depan, kami sudah menetapkan bahwa lahan produktif tidak boleh beralih fungsi dengan alasan apa pun."

Saat ini pihaknya sudah menetapkan lahan pertanian abadi di empat kecamatan, yakni di Babakan Cikao, Bungursari, Cempaka, dan Cibatu. Anne memastikan tidak boleh ada satu jengkal pun lahan pertanian produktif itu beralih fungsi.

Sementara itu, untuk mengelola dan melestarikan geopark di wilayahnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan belajar ke Geopark Pegunungan Sewu di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Gunung Sewu sudah menjadi anggota Unesco Global Geopark.

Kalsel memiliki Geopark Pegunungan Meratus yang baru berstatus Geopark Nasional. Geopark ini memiliki 67 geosite yang tersebar di sejumlah wilayah. "Kalsel perlu belajar ke Pegunungan Sewu. Geopark yang sudah diakui dunia ini dibuka oleh tim Geologi UPN Veteran, yang juga mendampingi Geopark Meratus," ujar Kepala Humas Pemprov Kalsel Kurnadi.

Pakar Geologi UPN Jatmiko Setyawan mengatakan Geopark Meratus mempunyai batuan efiolit tertua di Indonesia, yang telah berumur lebih dari 150 juta tahun. Di Indonesia saat ini sudah ada 19 geopark nasional dan 5 geopark internasional.

Kepala Dinas ESDM Kalsel, Isharwanto menargetkan Geopark Meratus bisa menjadi Unesco Global Geopark. Kelengkapan dokumen telah disiapkan. (RZ/DY/YK/N-2)

BERITA TERKAIT