30 October 2019, 23:40 WIB

PODSI Pangkas Target Perolehan Medali


MI | Olahraga

ANTARA
 ANTARA
Dayung

PERSATUAN Olahraga Dayung Seluruh Indonesia menyatakan harus memangkas target perolehan medali yang bisa didapat dari SEA Games 2019 yang akan diselenggarakan di Filipina. Itu dilakukan karena anggaran latihan dari pemerintah belum seluruhnya diterima.

Menurut Wakil Ketua Umum PODSI Budiman Setiawan, semula pihaknya menargetkan ada sembilan medali emas yang bisa dibawa pulang ke Tanah Air. Sekarang, yang dirasa memungkinkan untuk diperoleh hanya lima atau enam keping.

"Kita mengurangi target karena anggaran yang direncanakan untuk diterima Rp39 miliar, sekarang baru dikasih Rp12 miliar. Dia (pemerintah) menghitungnya hanya satu nomor, padahal ada tiga. Orang yang dibina juga banyak. Kami sudah ajukan lagi anggaran tambahan, tapi belum ada jawaban," kata Budiman kepada Media Indonesia, kemarin.

Budiman pun mengharapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali bisa berkunjung ke tempat latihan atlet PODSI di Purwakarta, Jawa Barat, agar mengetahui persoalan anggaran itu.

Dari cabang olahraga akuatik, PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) berharap atlet-atletnya yang berprestasi di SEA Games 2017 mampu mempertahankan gelarnya ketika turun di ajang yang sama di Filipina akhir tahun ini. Tahun ini di SEA Games, PRSI akan kembali mengandalkan I Gede Siman Sudartawa, Gagarin Nathaniel, dan Triady Fauzi Sidiq.

Siman akan turun di nomor renang gaya punggung 50 meter, Nathaniel di nomor renang gaya punggung 100 meter, dan Triady di nomor 200 meter individual medley. "Kita berharap di nomor masing-masing bisa mempertahankan (gelar), sisanya kita berharap dari kejutan," kata Wakil Ketua Umum PRSI Harlin Rahardjo kepada Media Indonesia, kemarin.

Adapun kemarin, Zainudin menerima kunjungan Asosiasi Profesor Keolahragaan Indonesia (Apkori) dan membahas mengenai upaya untuk memajukan olahraga nasional. Ketua Apkori Djoko Pekik kepada Zainudin mengatakan kemitraan jadi salah satu kunci penting karena menurutnya olahraga bukan tanggung jawab Kemenpora saja. (Des/R-3)

BERITA TERKAIT