30 October 2019, 20:06 WIB

Fary D Francis Pastikan Tak Setengah Hati Jadi Caketum PSSI


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Sepak Bola

MI/Susanto
 MI/Susanto
Calon Ketua Umum PSSi Fary Djemi Francis

MESKI berlatar belakang politikus, Fary Djemi Francis memastikan dirinya tak setengah-setengah dalam maju dalam bursa calon ketua umum PSSI dalam Kongres Luar Biasa, 2 November mendatang.

Ia menegaskan, dirinya punya hak untuk maju dalam pemilihan ketua umum PSSI. Hasil verifikasi Komite Pemilihan (KP) yang meloloskannya pun menjadi bukti dirinya punya kualifikasi jadi nahkoda sepak boa Indonesia.

Meski demikian, ia sadar ada preseden terkiat kepentingan politik dan sepak bola nasional. Hal itu merujuk pada pengunduran diri ketua umum PSSI Edy Rahmayadi karena kesibukannya sebagai Gubernur Sumatera Utara.

"Kami tak bisa menutup kemungkinan orang itu punya kepentingan, harus ada semacam fakta integritas, kita ambil contoh Edy Rahmayadi yang awalnya sangat memiliki komitmen mengurus PSSI, tapi dalam perjalanannya jadi gubernur sehingga waktu terbatas dan memilih mundur," kata ujar Fary kepada Media Indonesia di Wisma Kemenpora, Rabu (30/10).

Baca juga : Calon Ketua Umum PSSI Sepakat Pentingnya Edukasi Suporter

Ia pun berpendapat bahwa seseorang yang telah memilih untuk membangun PSSI seharusnya tak ada alasan untuk mundur.

"Saya politisi, tapi saya orang lama di sepakbola yang masuk dalam dunia politik, kita tidak bisa katakan itu. Ya jadi, makannya yang penting bisa buat perubahan, program bagus, janji dan komitmen dari kepemimpinan itu," ujar politikus Gerindra itu.

Selain itu, ia juga sedikit bingung dengan pilihan PSSI yang memajukan Kongres yang asalnya awal Januari 2020 menjadi 2 Nobember 2019.

“Jika sampai dua hari kedepan panitia masih belum memberikan kejelasan terkait kongres. bukan tak mungkin saya bakal mengundurkan diri dari posisi Caketum PSSI sebelum kongres berlangsung,” tuturnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT