31 October 2019, 08:00 WIB

Kepulauan Seribu Terus Berbenah


mediaindonesia.com | Megapolitan

Turis domestik berwisata di Pantai Perawan, Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (19/11). Pulau Pari menjadi salah satu dari sekian banyak tujuan wisata bahari di Kepulauan Seribu.
 Turis domestik berwisata di Pantai Perawan, Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (19/11). Pulau Pari menjadi salah satu dari sekian banyak tujuan wisata bahari di Kepulauan Seribu.
ANTARA/R Rekotomo

KABUPATEN Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, menjadi salah satu wilayah yang memiliki nilai tinggi di sektor pariwisata. Terlebih sejak ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) pada 2016, kunjungan wisatawan ke sejumlah pulau permukiman di Kepulauan Seribu berkembang pesat.

Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad, mengatakan kemajuan pariwisata harus didukung karena dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Akan tetapi, hal tersebut harus dilakukan tanpa menghilangkan kearifan lokal.

“Kepulauan Seribu tidak alergi dengan budaya luar. Tapi, budaya dari luar yang masuk harus juga dapat sesuai dengan budaya yang ada,” ujarnya.

Berbagai upaya untuk membenahi Kepulauan Seribu dikerjakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada era kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan. Komitmen tersebut direalisasikan dengan membangun berbagai fasilitas dasar bagi kelangsungan masyarakat di sana.

Salah satu upaya itu dengan mengembangkan infrastruktur Kepulauan Seribu dan tata kelola kelola air dan limbah. “Ini bertujuan menghadirkan keadilan pembangunan di kawasan Kepulauan Seribu dan sebagai wujud kesadaran bersama bahwa Ibu Kota juga memiliki wilayah kepulauan yang perlu diperhatikan,” jelasnya.

Jakarta merupakan kota yang bermula dari pesisir. Karenanya, nilai-nilai kebaharian harus menjadi perhatian.

Komitmen itu tidak dapat berjalan sendiri tanpa memajukan perkembangan dan pembangunan di Kepaluan Seribu. “Ini menjadi salah satu tantangan bagi kami,” imbuhnya.

Saat ini masyarakat di Kepulauan Seribu, lanjutnya, telah merasakan berbagai dampak positif dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam membangun daerah itu. Dia mencontohkan di Pulau Sebira sebagai kepulauan terjauh kini masyarakatnya sudah dapat menikmati listrik 24 jam.

Sebelumnya, pulau yang ditempuh dalam waktu delapan jam dari Jakarta itu dialiri listrik hanya 15 jam sehari atau sejak pukul 17.00 hingga 07.00 WIB. “Masyarakat Kepulauan Seribu saat ini sudah dapat banyak merasakan fasilitas yang lebih baik,” ungkapnya.

 

Transportasi laut
Pemerintah juga sudah menyediakan kapal reguler milik Dinas Perhubungan sebagai alat transportasi penting untuk menghubungkan masyarakatnya dengan pulau lain. “Kapal ini sudah ada dan disiapkan setiap hari ke Pulau Sebira. Sebelumnya, tidak ada dan akses ke Pulau Sebira cukup sulit,” ucapnya.

Selain itu, kestabilan stok bahan pangan di Kepulauan Seribu turut diperhatikan. Ini ditandai dengan pembangunan Jakgrosir yang diresmikan Gubernur Anies Baswedan pada akhir bulan lalu.

“Di Pulau Tidung sudah ada Jakgrosir sebagai pusat perkulakan pertama di Pulau Seribu. Ini membuat harga kebutuhan pokok di pulau menjadi stabil dan stok barang terjamin. Masyarakat juga sekarang sudah dapat menikmati air bersih karena keberadaan sea water reverse osmosis (SWRO) di pulau-pulau,” terangnya.

Mantan Wali Kota Jakarta Utara itu berharap pemerintah semakin meningkatkan perhatian ke Pulau Seribu. Infrastruktur yang memadai juga menjadi kunci kemajuan daerah tersebut, di antaranya pembangunan dermaga yang lebih baik di setiap pulau.

Terkait itu, pengamat tata kota Nirwono Joga menyampaikan sejumlah saran. Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta harus mengembangkan daerah tersebut menjadi mandiri dan berkelanjutan mencakup ketersediaan air bersih dan sanitasi, pengelolaan air limbah, serta tempat pengolahan sampah terpadu.

Pengembangan energi baru terbarukan yang menggunakan tenaga air dan matahari serta transportasi, khususnya laut dan pelabuhan menjadi kebutuhan yang mendesak bagi daerah yang dikelilingi lautan atau kepulauan. Meskipun demikian, ia melihat berbagai upaya yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta sudah baik dan mengarah pada pemenuhan fasilitas dasar bagi perkembangan daerah tersebut. (Sru/S3-25)

BERITA TERKAIT