30 October 2019, 15:30 WIB

Waspada, Paparan Sinar Biru dari Gawai Memperpendek Usia


Bintang Krisanti | Weekend

AFP
 AFP
Paparan sinar biru dari gawai.

SELAMA ini bahaya sinar biru yang dipancarkan gawai memang sudah dikenal luas. Namun penelitian terbaru menunjukkan jika bahaya itu bukan hanya soal kerusakan retina, melainkan juga merusak otak hingga mempercepat penuaan.

Demikian penelitian terbaru tim dari Oregon State University, Amerika Serikat, yang dilansir Science Daily, belum lama ini. Penelitian yang diterbitkan di edisi terbaru jurnal Aging and Mechanism of Disease itu menggunakan lalat buah Drosophila melanogaster sebagai subjek pengisian.

Jenis lalat tersebut dipilih karena mekanisme sel dan perkembangannya yang berhubungan dengan manusia dan banyak hewan lainnya. Dalam penelitian ini, lalat tersebut diberi paparan sinar biru LED yang mirip dengan sinar biru yang dipaparkan ponsel dan tablet, selama 12 jam tiap harinya.

Lalat yang diberi perlakuan tersebut dan hidup dalam gelap selama 12 jam lainnya dalam sehari terbukti memiliki usia hidup yang lebih pendek ketimbang lalat yang hidup dalam gelap sepenuhnya dan lalat yang hidup dalam terang tanpa sinar biru.

Bagian retina dan neuron otak pada Lalat yang terkena sinar biru, mengalami kerusakan. Lalat tersebut juga lemah dalam kemampuannya memanjat tembok yang ada di sekeliling mereka.

Dalam kelompok lalat yang diberi perlakuan sinar LED, juga terdapat lalat-lalat mutan yang tidak memiliki mata ataupun yang matanya tidak berkembang. Namun tetap saja, mereka mengalami kerusakan neuron otak. Hal ini menunjukkan jika dampak buruk sinar LED dapat terjadi pada organisme meski tidak langsung mengenai mata.

Jaga Giebultowicz, salah satu peneliti dalam tim tersebut mengungkapkan jika penelitian tersebut berawal dari temuan bahwa gen yang merespon stress meningkat jumlahnya pada lalat yang hidup dalam terang. Mereka kemudian mempertanyakan tentang bagian spesifik dari sinar yang membawa efek buruk. "Hasilnya jelas, walaupun sinar atau cahaya tanpa sinar biru sudah memperpendek usia namun sinar biru sendiri berdampak lebih besar," jelasnya. (M-1)

BERITA TERKAIT