30 October 2019, 09:56 WIB

Mahasiswa UPN Dapat Perbekalan Industri Kreatif


Antara | Humaniora

Antara
 Antara
Mahasiswa UPN mendapat penjelasan tentang industri kreatif di Kampus UPN, Pondok Labu, Jakarta.

KIOS Tix melalui dua direksinya memberikan motivasi kepada mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) di Kampus UPN,  Pondok Labu Jakarta Selatan, sebagai upaya memajukan industri kreatif.

"Kios Tix kami hadirkan untuk berbagi dengan mahasiswa mengenai peluang bisnis hiburan. Kios Tix berhasil menggabungkan industri tersebut dengan kemajuan teknologi informasi," kata Kepala Program Diploma Sistem Informasi Ilmu Komputer UPN Veteran, Ika Nurlaili di Jakarta, Selasa (29/10).

Menurut Ika, perkembangan industri kreatif dan hiburan di Indonesia terus tumbuh pesat dari tahun ke tahun. Pertumbuhan pesat itu terutama ditopang oleh perkembangan teknologi digital dan internet mobile yang kini telah menjadi kebutuhan utama setiap orang.

Di sisi lain, Andhika Soetalaksana, Vice President Sales dan Partnership KiosTix dalam diskusi dengan mahasiswa mengatakan saat ini, lebih dari 171 juta orang atau 64,8% orang Indonesia merupakan pengguna internet mobile setiap hari.

Andhika mengatakan masyarakat sudah sangat perhatian dengan e-commerce dan transaksi digital lain dalam menjalankan aktivitas bisnis maupun konsumsi. Tak terkecuali di dalam industri event dan hiburan seperti pentas musik, pertandingan olahraga, pameran, festival, seminar, event budaya, dan lain-lain.

"Hampir semua penyelenggaraan event saat ini telah dilakukan secara digital, seperti dalam proses pembelian tiketnya secara online maupun transaksi lain," ujar Andhika.

Apalagi, jelas Andhika, pemerintah saat ini telah mencanangkan industri kreatif sebagai salah satu kegiatan ekonomi unggulan.

"Ini berarti kini dunia digital membuka peluang kerja luas, termasuk di industri hiburan," ujar Andhika.

Menurut Andhika Soetalaksana, banyak sekali aktivasi acara-acara seni, budaya, pentas musik, dan olahraga yang digelar setiap pekan di Jakarta, yang semuanya membutuhkan sentuhan teknologi digital dalam menunjang sukses pelaksanaannya.   

"Contohnya, ada lebih 60 SMA di Jakarta yang rutin menyelenggarakan acara pentas seni (Pensi) yang acaranya selalu sukses dihadiri ratusan hingga ribuan penonton. Pelajar SMP di Jakarta tak mau kalah, saat ini juga sudah mahir membuat acara Pensi," tutur Andhika.

"Kami membantu mereka dalam pemasaran dan manajemen tiket acaranya. Rasanya saat ini kebanyakan anak muda ingin membuat event. Ini menarik," tambah Andhika.

Pada kesempatan itu, Andhika juga menjelaskan mengenai KiosGroup serta perannya dalam melayani dan menopang perkembangan industri kreatif di Indonesia melalui platform start-up digital.

"Ada banyak start-up digital yang tergabung dalam KiosGrup, salah satunya KiosTix yang bergerak dalam ranah bisnis manajemen tiket hiburan dan pertunjukan berbasis online," kata dia.

Berdiri pada 2012, KiosTix merupakan pionir industri manajemen tiket event yang telah berhasil mengubah kebiasaan orang Indonesia dalam membeli tiket ke era digital yang lebih fun dan flexibel.

Hadir sebagai pembicara juga dalam acara ini Revvi Sudirnoputra (Chief Tcehnology Officer KiosTix), Stephany Soekendar (Event Coordinator Midtrans), dan Ika Nurlaili (Kepala Program Diploma Sistem Informasi Ilmu Komputer UPN Veteran).  (OL-09)

BERITA TERKAIT