30 October 2019, 10:10 WIB

6 Teroris IS Ditangkap di Jabodetabek


Ferdian Ananda Majni | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
 ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Tim Inafis Polres Metro Bekasi mengamankan alat perlengkapan memanah dari rumah tersangka terorisme di Perum Griya Setu Permai.

DETASEMEN Khusus (Densus) 88 menangkap enam terduga teroris di Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek). Mereka berbaiat kepada Islamic State (IS).

"Enam teroris itu merupakan bagian pengembangan pelaku terdahulu yang kita tangkap, yaitu Saudara Endang atau Pak Jenggot," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Kombes Asep Adi Saputra.

Menurutnya, Endang alias Abu Rafi alias Jenggot dibekuk di Cibinong, Bogor, (17/5). Kelompok teroris itu berencana menjalankan aksi teror pada rangkaian Pemilu 2019.

"Kegiatan mereka beberapa waktu lalu untuk mengganggu jalannya proses demokrasi kita. Alhamdulilah hari ini semua dilakukan penangkapan dan akan dilakukan pengembangan," terang Asep.

Namun, Asep tidak menjelaskan lebih rinci mengenai rencana para terduga teroris tersebut.

"Enam orang ini merupakan bagian dari seluruh kelompok yang mereka menamakan dirinya Daurut Daulah," lanjut dia.

Polda Metro Jaya telah merilis terduga teroris yang dibekuk baru-baru ini. SG ditangkap di Cileungsi, Bogor, Jabar, BD ditangkap di Sawangan, Depok, Jabar.

JF ditangkap di Pondok Ungu Permai, Bekasi, R ditangkap di Jalan Letjen Sarbini, Bekasi Selatan,

HC ditangkap di Pekayon Jaya, Bekasi, Jabar; dan AR ditangkap di Jalan Gandul, Cinere, Depok, Jabar.

Dari penangkapan itu, Densus 88 menyita sejumlah barang bukti. Benda-benda ini meliputi pisau, mata panah, papan target panahan, busur panah, dan satu botol cairan kimia.

Selain AR, kelima terduga teroris itu telah mengikuti kegiatan pelatih-an militer di Gunung Ciremai pada 29 Maret 2019. AR diduga sebagai pelaku aksi teror berupa penembakan di Cirebon, Jawa Barat.

Sementara itu, Pak Jenggot ditangkap Densus di kediamannya di Jalan Nangewer RT02/03, Kelurahan Nangewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Terduga teroris yang kesehariannya berprofesi sebagai juru parkir itu telah menjalankan beragam eksperimen di laboratorium miliknya untuk membuat bom.

Dalam penggeledahan, polisi menemukan enam bom pipa siap ledak, bom panci, gelas ukur, dan bahan peledak TATP atau mother of satan. Bom itu telah dihancurkan pada Sabtu, 18 Mei 2019. (Fer/P-1)

BERITA TERKAIT