30 October 2019, 07:20 WIB

Pendaki Nepal Pecahkan Rekor Pendakian


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

AFP/Nirmal 'Nims' Purja
 AFP/Nirmal 'Nims' Purja
Pendaki gunung asal Nepal, Nirmal Purja.

PENDAKI gunung asal Nepal, Nirmal Purja, berhasil memecahkan rekor setelah selesai mendaki 14 puncak gunung tertinggi di dunia. Ia mencapai semua puncak gunung berketinggian lebih dari 8.000 meter itu hanya dalam enam bulan, jauh lebih cepat daripada rekor sebelumnya yang hampir delapan tahun.

"Misi selesai! ujar @nimsdai dari puncak #Shishapangma," kata unggahan di Facebook Purja, kemarin. Shishapangma ialah puncak terakhir yang dicapainya di Tiongkok.

"Ini merupakan enam bulan yang melelahkan. Saya berharap ini membuktikan bahwa tidak ada yang mustahil," ujar Purja.

Pendaki Polandia, Jerzy Kukuczka, menyelesaikan prestasi yang sama setelah 7 tahun, 11 bulan, dan 14 hari pada 1987. Pendaki legendaris Italia, Reinhold Messner, menjadi yang pertama mencapai 14 puncak pada 1986.

Sekitar 40 pendaki kini telah mencapai 14 puncak tertinggi dunia, tetapi belum ada yang menyamai kecepatan pendakian pria Nepal itu.

Sumber: AFP photo/Prakash Mathema

 

Rekor Purja masih harus diverifikasi secara independen meskipun ia sudah mengantongi sertifikat pencapaian puncak dari Nepal dan Pakistan. Selanjutnya Purja akan mendaftarkan rekornya ke Guinness World Records.

Purja juga menyebut dirinya telah memecahkan tujuh rekor lain, termasuk pendakian tercepat ke tiga puncak tertinggi dunia dan rekor mencapai puncak Everest, Lhotse, dan Makalu dalam 48 jam.

 

Mantan tentara

Purja, 36, ialah mantan anggota Gurkha, barisan militer warga Nepal yang direkrut menjadi tentara Inggris. Ia juga mantan anggota pasukan elite Special Boat Service.

Purja memulai Project Possible yang ambisius pada April 2019. Awalnya, ia mendaki Annapurna, Dhaulagiri, Kanchenjunga, Everest, Lhotse, dan Makalu hanya dalam satu bulan.

Ia tidak sendirian di Everest. Saat mencapai puncak pada 22 Mei, Purja bersama 320 pendaki lainnya. Fotonya yang mengabadikan momen berjejalnya pendaki di puncak tertinggi dunia itu lantas viral di media sosial.

Sebulan kemudian, ia menuju Pakistan dan mencapai puncak Nanga Parbat setinggi 8.125 meter.

Sambil berjuang menghadapi masalah kurang tidur, Purja kemudian mendaki lima puncak tertinggi di Pakistan, termasuk Gasherbrum I, Gasherbrum II, dan K2, yang tertinggi kedua di dunia. Dua puluh tiga hari kemudian dia berdiri di puncak Broad Peak, gunung terakhir yang didakinya dari fase kedua.

Purja memulai langkah terakhir dari misinya pada September dengan mencapai puncak Cho Oyu dan Manaslu dalam waktu seminggu. Terakhir ialah puncak Shishapangma. (Hym/AFP/X-11)

BERITA TERKAIT