30 October 2019, 06:03 WIB

Gara-Gara Lem Aibon, Link APBD DKI tidak Bisa Diakses Lagi


Thomas Harming Suwarta | Megapolitan

ANTARA/Wahyu Putro A
 ANTARA/Wahyu Putro A
Ilustrasi--pelajar Sekolah Dasar di DKI Jakarta

SETELAH anggaran pengadaan Lem Aibon untuk Sekolah Dasar Negeri di Jakarta Barat senilai Rp82 miliar dibongkar anggota DPRD dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) William Aditya Sarana, link APBD DKI Jakarta kini tidak bisa lagi diakses.

"Kenapa sekarang link APBD ditutup? Saya akan buka besok demi transparansi anggaran Jakarta!" cicit William melalui akun Twitter @willsarana, Selasa (29/10) malam.

William sebelumnya sudah menyampaikan keheranannya untuk apa Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengalokasikan pengadaan lem aibon untuk SDN di Jakarta Barat pada 2020.

Baca juga: DPRD: Anies dapat WTP tapi Anggaran Defisit dan Pembangunan Minim

"Ditemukan anggaran aneh pembelian lem aibon Rp82 milliar lebih oleh Dinas Pendidikan. Ternyata Dinas Pendidikan mensuplai 2 kaleng lem Aibon per murid setiap bulanya. Buat apa?" cicit William.

Dalam usulan anggaran tersebut tertulis belanja alat tulis kantor jenis lem aibon, dengan rincian untuk 37.500 anak x 12 bulan x Rp184.000 = Rp 82.800.000.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta saat dikonfirmasi mengaku heran dengan adanya alokasi anggaran tersebut. (OL-2)

BERITA TERKAIT