29 October 2019, 18:43 WIB

Idham Diminta Jaga Pancasila di Tengah Gempuran Radikalisme


Antara | Politik dan Hukum

MI/Ramdani
 MI/Ramdani
Kabareskrim Idham Azis

ROHANIWAN Katolik Benny Susetyo berharap Kapolri yang baru bisa menjaga roh Pancasila di tengah maraknya hoaks dan menjamurnya bibit radikalisme.

Ia menilai pilihan Presiden Joko Widodo yang mengusulkan Kabareskrim Komjen Idham Azis sudah tepat untuk menggantikan Tito Karnavian.

“Pilihan Pak Jokowi sangat tepat dalam era demokrasi dan kemajuan teknologi serta maraknya hoaks dan bahaya radikalisme mengancam,” kata Benny, Selasa (29/10).

Menurut dia, keutuhan bangsa membutuhkan Polri yang mampu menjalin tugas secara profesional dan mampu membaca tanda zaman. Terlebih kejahatan sudah menggunakan alat teknologi yang canggih.

“Makanya, dibutuhkan Kapolri yang memiliki leadership berwawasan global dan mampu menjaga roh pancasila dalam dinamika politik,” ujarnya.

Selain itu, Romo Benny mengatakan figur yang dibutuhkan Korps Bhayangkara harus ditopang kemampuan dalam menguasai medan dan leadership yang mampu menjalin sinergi dengan TNI.

“Ke depan diharapkan polisi mampu untuk menegakkan supremasi sipil, yakni polisi yang humanis dan memiliki kemampuan yang handal dalam menguasai teknologi, informasi dan komunikasi,” jelas dia.

Kemudian, Romo Benny melihat rekam jejak hingga kapasitas yang menjadi dasar penerimaan terhadap Idham dinilai baik.

Bahkan, Idham punya rekam jejak yang baik dan prestasi gemilang dalam karir sebagai Polri.

“Dengan meningkatkan kualitas polisi yang memiliki karakter humanis dan berpikir global, visi polisi sebagai menjaga ketertiban masyarakat sipil perlu mendapatkan perhatian,” pungkasnya.

Ketua DPR Puan Maharani, Senin (28/10) mengatakan, uji kelayakan dan kepatutan terhadap Idham direncanakan digelar pekan ini. (OL-8)

 

 

BERITA TERKAIT