29 October 2019, 17:18 WIB

DPRD DKI: Trotoar jangan Jadi Sumber Kemacetan


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Antara
 Antara
 Pengendara bermotor melintas di samping proyek revitalisasi saluran air dan trotoar di kawasan Jalan Otto Iskandardinata, Jakarta

KETUA DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengkritisi kebijakan pembangunan trotoar yang tengah gencar dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pasalnya, menurutnya, pembangunan trotoar membuat badan jalan berkurang sebagian sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Ia pun mempertanyakan koordinasi antara Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang seharusnya mengurangi kemacetan dan Dinas Bina Marga DKI Jakarta dalam hal pembangunan jalan dan trotoar.

"Koordinasinya bagaimana. Bikin trotoar lebar, saya setuju tapi orang kita belum terbiasa dan malah lalu lintas menjadi tertekan," tegasnya saat menghadiri rapat pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Plafon Prioritas APBD Sementara (KUAPPAS) 2020 bersama Komisi C DPRD DKI Jakarta, Selasa (29/10).

Dalam rapat yang juga dihadiri oleh jajaran Dinas Perhubungan DKI Jakarta itu, Prasetyo juga mengungkapkan belum beresnya pemungutan pajak parkir yang hingga saat ini belum mencapai target.

Dalam kesempatan yang sama anggota Komisi C dari PDIP Gani Suwondo mengatakan pihaknya menyetujui adanya pembangunan trotoar yang nyaman dan memadai bagi pejalan kaki.

Namun, harus ada penyesuaian yang sepadan dengan lebar dan kondisi jalan masing-masing wilayah. Terlebih lebar jalan di tiap wilayah berbeda tergantung jenis jalannya.

"Saya minta ada penyesuaian," ungkapnya.(OL-8)

BERITA TERKAIT