29 October 2019, 15:30 WIB

Joshua Wong Dilarang Calonkan Diri di Pemilu Hong Kong


Sonya Michaella | Internasional

AFP/Philip FONG
 AFP/Philip FONG
Joshua Wong

AKTIVIS prodemokrasi Hong Kong Joshua Wong mengaku dirinya dilarang pemerintah untuk mencalonkan diri dalam pemilihan umum lokal, yaitu untuk Dewan Distrik, 24 November mendatang.

"Saya mengutuk keras tindakan pemerintah karena melakukan penyensoran politik dan merampas hak-hak politik saya," kata Wong, dikutip dari AFP, Selasa (29/10).

Wong menuding Tiongkok ikut andil dalam pelarangan dirinya mencalonkan diri. Ia menuding Tiongkok berusaha memanipulasi pemilu Hong Kong.

"Saya menjadi satu-satunya kandidat yang dilarang mencalonkan diri dalam pemilihan Dewan Distrik," ujarnya.

Baca juga: Carrie Lam Peringatkan Hong Kong di Ambang Resesi

Sementara itu, Komisi Urusan Pemilihan Hong Kong menyebut pencalonan Wong tidak valid.

Secara terpisah, seorang pejabat pemerintah Hong Kong juga mengatakan Wong gagal memenuhi persyaratan hukum pemilu.

Wong, seorang mahasiswa dan juga aktivis, sempat mendapat pengakuan internasional atas kepemimpinannya dalam protes di di Hong Kong pada 2014. Ia dikenal sebagai tokoh vokal dalam menyerukan demokrasi di Hong Kong.

Di tengah gelombang protes RUU Ekstradisi di Hong Kong, Wong bersama beberapa aktivis lainnya sempat bertolak ke Amerika Serikat (AS) dan Jerman untuk mencari dukungan.

Dalam sebuah konferensi pers di Berlin, ia mengatakan "Hong Kong dapat menjadi contoh bagi seluruh dunia" dalam isu perjuangan demokrasi. (Medcom/OL-2)

BERITA TERKAIT