29 October 2019, 12:00 WIB

Anjing Ini Jadi Pahlawan Operasi Militer AS terhadap Al-Baghdadi


Willy Haryono | Internasional

AFP/Eric BARADAT/TWITTER
 AFP/Eric BARADAT/TWITTER
Screenshot dari cicitan Donald Trump mengenai anjing yang berjasa dalam operasi militer AS yang menewaskan Abu Bakr Al-Baghdadi

SEEKOR anjing militer Amerika Serikat (AS) menjadi pahlawan karena dinilai berperan penting dalam penyerbuan ke kediaman pemimpin Islamic State (IS) Abu Bakr al-Baghdadi di Suriah, Sabtu (26/10).

Kepala Staf Gabungan Militer AS Jenderal Mark Milley mengatakan anjing tersebut telah "bertugas dengan baik" dan membantu pasukan AS dalam operasi yang menewaskan Baghdadi.

Anjing yang tidak disebutkan namanya itu mengejar dan sempat melukai Al-Baghdadi di sebuah terowongan gelap di provinsi Idlib, Suriah. Al-Baghdadi dan ketiga anaknya kemudian meledakkan diri saat merasa terdesak.

Mengumumkan kematian Al-Baghdadi, Presiden AS Donald Trump mengatakan anjing yang terlibat dalam penyerbuan Baghdadi itu adalah hewan yang "luar biasa berbakat."

Trump menghadirkan foto anjing tersebut via akun Twitter. Namun ia tidak merilis nama anjing tersebut karena masih dirahasiakan militer AS.

Baca juga: Militer AS Buang Jenazah Al-Baghdadi ke Laut

Milley juga menolak merilis nama anjing serta detail-detail lainnya.

"Kami belum bisa mengumumkan namanya saat ini," ujar sang jenderal. Ia mengatakan anjing itu "sedikit terluka namun sudah mulai berangsur pulih."

"Dia sudah dapat kembali bertugas bersama pawangnya," sebut Milley.

Masih mengenai Al-Baghdadi, Trump mengaku ingin merilis sebagian segmen dari video penyerbuan di Idlib.

"Kami mungkin saja memotong beberapa bagian (video) dan merilisnya," ucap Trump kepada awak media

Namun, menurut Milley, video momen-momen terakhir Al-Baghdadi masih dalam proses penyuntingan.

"Kami punya video, beberapa foto. Kami belum siap merilisnya saat ini," tutur Milley.

Saat mengumumkan kematian Al-Baghdadi, Trump menggunakan kata-kata yang tidak pernah diucapkan beberapa presiden AS terdahulu. Ia menyebut Al-Baghdadi berlari ketakutan dan panik, bahkan sempat menangis saat dikejar pasukan AS.

"Dia mati seperti seekor anjing," sebut Trump.

Sementara itu, seorang pejabat Kementerian Pertahan AS atau Pentagon menyebut jasad Al-Baghdadi telah dikubur di laut. Identitas Al-Baghdadi telah dikonfirmasi 100% lewat tes DNA di sebuah fasilitas di Suriah. (Medcom/OL-2)

BERITA TERKAIT