29 October 2019, 08:30 WIB

Kebakaran Ganas Menimpa California


AFP/Hym/X-11 | Internasional

AFP/JOSH EDELSON
 AFP/JOSH EDELSON
Petugas pemadam kebakaran berada di kilang anggur Soda Rock Winery yang terbakar di Healdsburg, California, AS, Minggu (27/10).

GUBERNUR California Gavin Newsom telah menyatakan keadaan darurat di seluruh negara bagian tersebut akibat ganasnya kebakaran hutan yang dijuluki Kincade Fire dan ditimbulkan angin kencang.

Sekitar 180 ribu warga telah diperintahkan untuk meninggalkan rumah mereka. Jalanan di sekitar Santa Rosa dipenuhi dengan mobil ketika orang berusaha me­ngungsi. Sementara itu, sekitar 3.000 petugas masih berusaha memadamkan kebakaran.

Perintah evakuasi meliputi area besar di Sonoma County yang terkenal dengan perkebunan anggur, termasuk Santa Rosa. Kebakaran hutan sejauh ini telah membakar setidaknya 12.000 hektare lahan.

Kekhawatiran tentang luasnya kebakar­an hutan menyebabkan Pacific Gas & Electric memulai mematikan daya yang diperkirakan akan menjadi yang terbesar dalam sejarah negara. PG&E mengatakan pemadaman listrik akan memengaruhi 940 ribu rumah tangga dan bisnis di 36 wilayah di California Utara--yang memengaruhi sekitar 2 juta orang.

“Kami telah mulai menerapkan pemadam­an listrik untuk keselamatan publik,” kata seorang pejabat PG&E.

Sementara itu, Layanan Cuaca Nasional AS mengatakan badai angin yang kuat diperkirakan akan menciptakan kondisi cuaca yang mendorong kebakaran yang berpotensi bersejarah di wilayah tersebut.

“Pada Minggu (27/10) pagi, embusan a­ngin telah mencapai 144 km/jam di perbukitan utara Santa Rosa dan melintasi Teluk Timur San Francisco,” kata badan peramal cuaca tersebut.

Setidaknya dua rumah sakit di wilayah itu juga terpaksa harus mengungsikan pasien mereka.

Pengungsi dari kebakaran itu menyebut mereka harus meninggalkan rumah dengan tergesa-gesa.

“Polisi datang dan meminta kami me­ngungsi. Bau asap tercium meski kami tidak bisa melihat apinya. Rumah kami sebetulnya jauh dari api, tapi dikhawatirkan angin membuat arah api berubah,” ungkap Kathy Amundson, yang harus memindahkan ibunya yang sudah berusia 90 tahun mengguna­kan kursi roda.

Warga lainnya kurang beruntung. Api telah menghancurkan lusinan rumah maupun perkebunan anggur, termasuk Soda Rock Winery yang sudah berumur 150 tahun. “Kami sangat sedih,” ungkap pemilik perkebunan. (AFP/Hym/X-11)

BERITA TERKAIT