29 October 2019, 07:50 WIB

Kerja 52 Jam Sepekan Bikin Botak


Daily Sabah/Hym/X-7 | Humaniora

Ebet
 Ebet
Ilustrasi

HASIL penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Sungkyunkwan, Korea Selatan, menunjukkan bahwa mereka yang bekerja lebih dari 52 jam per minggu, dua kali lebih rentan terhadap risiko menjadi botak akibat stres.

Tim peneliti mengamati lebih dari 13.000 peserta pria berusia 20-59 tahun selama 5 tahun dari 2013 hingga 2017.

Peneliti membagi peserta menjadi beberapa kelompok sesuai jam kerja, lalu menganalisis data yang diperoleh. Menurut para ilmuwan, stres menyebabkan perubahan hormon di bagian tubuh tertentu, termasuk kulit kepala. “Hasil studi menunjukkan jam kerja yang panjang berdampak pada peningkatan perkembangan alopecia (kerontokan rambut) yang disebabkan serangan autoimun terhadap folikel pada pria,” ujar Kyung-Hun Son, pemimpin penelitian. (Daily Sabah/Hym/X-7)

BERITA TERKAIT