29 October 2019, 08:15 WIB

Polisi Tangkap 6 Terduga Teroris Berbait IS di Jabotabek


Ferdian Ananda Majni | Politik dan Hukum

ANTARA/Fakhri Hermansyah
 ANTARA/Fakhri Hermansyah
Tim Densus 88 bersama Inafis Polres Metro Bekasi menggeledah rumah tersangka terorisme di Perum Griya Setu Permai, Kabupaten Bekasi.

KEPALA Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Kombes Asep Adi Saputra mengatakan Densus 88 menangkap sedikitnya enam terduga teroris yang telah berbaiat kepada Islamic State (IS) di sejumlah wilayah Jabotabek.

"Densus 88 melakukan upaya penangkapan terhadap enam teroris," kata Asep di Kawasan Jakarta Pusat, Senin (28/10)

Menurutnya, keenam orang terduga teroris itu merupakan kelompok Endang alias Abu Rafi alias Pak Jenggot yang diamankan di Cibinong, Bogor pada 17 Mei lalu.

"Enam teroris ini merupakan bagian pengembangan pelaku terdahulu yang kita tangkap, yaitu Saudara Endang atau Pak Jenggot," sebutnya.

Baca juga: Al-Baghdadi Tewas, Polri Siaga Aksi Balasan Simpatisannya di RI

Para terduga teroris itu juga diketahui berencana melakukan aksi teror pada rangkaian Pemilu 2019 dan pemilihan presiden dan wakil presiden.

"Kegiatan mereka beberapa waktu lalu untuk mengganggu jalannya proses demokrasi kita. Alhamdulilah hari ini semua dilakukan penangkapan dan akan dilakukan pengembangan," terangnya.

Namun, Asep tidak menjelaskan lebih rinci mengenai rencana para terduga teroris tersebut.

"Enam orang ini merupakan bagian dari seluruh kelompok yang mereka menamakan dirinya Daurut Daulah," lanjutnya.

Dari penangkapan itu, Densus 88 menyita sejumlah barang bukti, yakni pisau, mata panah, papan target panahan, busur panah, dan satu botol cairan kimia.

Sebelumnya, terduga teroris Pak Jenggot ditangkap Densus di kediamannya di Jalan Nangewer RT02/03, Kelurahan Nangewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (17/5) siang.

Dalam penggeledahan, polisi menemukan enam bom pipa siap ledak, bom panci, gelas ukur, dan bahan peledak TATP atau mother of satan. Bom itu telah dijinakan atau dihancurkan pada Sabtu (18/5).

Bahkan terduga teroris yang kesehariannya berprofesi sebagai juru parkir itu ternyata telah melakukan beragam eksperimen di laboratorium miliknya untuk membuat bom.

Sementara itu, Polda Metro Jaya merilis terduga teroris SG ditangkap di Cileungsi, Bogor, BD ditangkap di Sawangan, Depok, JF ditangkap di Pondok Ungu Permai, Bekasi, R ditangkap di Jalan Letjen Sarbini, Bekasi Selatan, HC ditangkap di Pekayon Jaya, Bekasi dan AR ditangkap di Jalan Gandul, Cinere, Depok.

Selain AR, kelima terduga teroris itu telah mengikuti kegiatan pelatihan militer di Gunung Ciremai pada 29 Maret 2019. Sedangkan AR diguga sebagai pelaku aksi teror berupa penembakan di Cirebon, Jawa Barat. (OL-2)

BERITA TERKAIT