29 October 2019, 06:30 WIB

Kongres II Ajang Evaluasi dan Konsolidasi NasDem


Putra Ananda | Politik dan Hukum

MI/ADAMDWI
 MI/ADAMDWI
Juru bicara Kongres II Partai NasDem Okky Asokawati 

PARTAI NasDem mematangkan persiapan kongres II yang akan berlangsung pada 8-11 November di JI Expo Kemayoran, Jakarta. Persiapan pelaksanaan kongres sudah memasuki tahap akhir.

Sekretaris Organizing Committee Kongres Partai NasDem Hermawi Taslim menjelaskan pembagian tugas dari 600 panitia sudah sangat teknis.

“Sebanyak 6.000 peserta sudah confirm hadir untuk melaksanakan perhelatan besar Partai NasDem,” ujar Hermawi seusai kunjungannya menemui jajaran direksi Media Group, kemarin.

Dalam pertemuan itu, Hermawi didampingi beberapa panitia kong­res Partai NasDem seperti Latifa Anshori, Charles Melkiansyah, Amelia Anggraini, Joice Triatman, dan Virgie Barker. Mereka diterima pimpinan Metro TV Don Bosco Salamun.

Hermawi melanjutkan NasDem siap untuk menyambut seluruh kader dan pengurusnya dari seluruh Indonesia di Jakarta. Kongres ke-2 Partai NasDem ini akan menjadi awal evaluasi sekaligus persiapan NasDem memasuki Pilkada 2020 dan Pemilu 2024.

“Kita pastikan NasDem lebih siap dan lebih siap lagi menyambut event-event politik Indonesia,” paparnya.

Hermawi melanjutkan, selama satu bulan terakhir jelang pelaksanaan kongres ke-2, Partai NasDem telah rutin melaksankan diskusi-diskusi tentang isu politik dan kebangsaan dalam bentuk forum group discussion (FGD) yang hasilnya nanti akan dibawa ke dalam kongres. Seluruh rancangan materi terkait dengan kongres juga sudah disosialisasikan kepada seluruh kader NasDem.

“Semua rancangan materi sudah kita kirimkan dan satu bulan terakhir ini sudah menjadi wacana bagi kawan-kawan di daerah. Kita harapkan akan terjadi interaksi dan dialog-dialog yang bermutu dan bermartabat,” ujarnya.

Menurut Hermawi, NasDem akan membagi 4 komisi yang akan membahas 4 topik penting dalam kongres. Keempat komisi tersebut ialah komisi pembahasan anggaran dasar rumah tangga (ADRT) Partai NasDem, komisi penyusunan garis besar haluan partai (GBHP) NasDem, komisi badan pemenangan pemilu (bappilu), dan komisi terkait rekomendasi kesimpulan hasil kongres untuk internal dan eksternal.

“Untuk eksternal namanya rekomendasi adalah memperkuat sistem presidensial, melakukan evaluasi-evaluasi terhadap produk-produk perundangan untuk memastikan sistem presidensial semakin kuat. Kita juga akan sampaikan pemikiran-pemikiran yang akan menjadi pijakan bagi teman-teman dewan dalam rangka menghadapi amandemen UUD 45,” jelasnya.

Hermawi membeberkan NasDem juga akan mengundang Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin di hari terakhir pelaksanaan kongres.

Selain itu, NasDem mengundang seluruh tokoh partai politik, baik dalam negeri maupun mitra-mitra NasDem di luar negeri.

MI/Agung Wibowo

News Director Metro TV Don Bosco Selamun (kiri) mendengarkan paparan Wakil Sekjen DPP Partai NasDem Hermawi Taslim (kanan) yang juga Sekretaris Organizing Committee Kongres Partai NasDem di Kantor Media Group, Jakarta, kemarin.

 

 

Untuk umum

Juru bicara Kongres II Partai NasDem Okky Asokawati menambahkan kongres ini terbuka untuk umum karena masyarakat dapat datang dan berpartisipasi.

“Banyak kegiatan yang dilakukan, dari pameran UMKM, panggung ­acara, dan lain-lain di luar ruang,” ujar Okky.

Mantan model ini mengingatkan karena Kongres II NasDem kali ini tidak hanya bicara soal internal Partai NasDem, tetapi juga membawa gagasan besar NasDem bagi bangsa dan negara Indonesia.

Irma Suryani Chaniago, mantan anggota DPR RI Fraksi NasDem, menjelaskan sudah banyak FGD yang digelar yang nantinya akan menjadi perjuangan Partai NasDem.

“Ini kongres partai, bukan sekadar untuk partai, ini untuk bangsa,” pungkas Irma. (P-1)

BERITA TERKAIT