28 October 2019, 19:11 WIB

Menpora akan Sambangi PSSI Bahas Masalah Sepak Bola


Despian Nurhidayat | Sepak Bola

ANTARA/Hafidz Mubarak A
 ANTARA/Hafidz Mubarak A
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali 

MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan bahwa ia turut prihatin dengan kondisi pesepakbolaaan di Indonesia. 

Hal ini berkaitan dengan sekelumit masalah yang tengah menimpa berbagai pihak baik dari penyelenggaraan, pengaturan skor dan banyak hal lainnya.

Kabar terbaru bahkan menyebutkan bahwa di Palangkaraya, Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola bersama Resmob Ditreskrimun Polda Kalimantan Tengah melakukan aksi penangkapan dan penggeledahan terhadap sembilan orang yang diduga melakukan pengaturan skor pertandingan di Hotel Fovere Palangkaraya pada pukul 03.00 WIB, Senin (28/10).

Menanggapi hal tersebut, Menpora Zainudin mengatakan bahwa dia akan secara cepat membantu PSSI. Hal ini diungkapkan langsung olehnya saat ditemui di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur.

"Kita akan bantu PSSI, karena mereka juga kan cabang olahraga yang diharapkan berprestasi di tingkat dunia. Kita akan cari jalannya bersama-sama," ungkapnya.

Zainudin menambahkan bahwa saat ini pemerintah harus banyak mendengarkan keluhan dari berbagai macam cabor. Namun, dia juga menekankan bahwa Kemenpora hanya bisa mengimbau sementara PSSI merupakan pelaksana yang seharusnya bijak untuk mengurusi segala hal.

"Pemerintah sekarang harus banyak mendengarkan, dan semua cabor itu sebenarnya punya induk, seperti PSSI ketentuan FIFA seperti apa, statutanya seperti apa ya kita akan jalan seperti itu. Kita tidak mau masuk ke area yang bukan area kita," lanjut Zainudin.

Baca juga: PSSI Belum Tahu Dugaan Pengaturan Skor Kalteng Putra vs Persela

Lebih lanjut, Zainudin menambahkan bahwa Selasa (29/10), dia akan melakukan pertemuan dengan PSSI guna membicarakan segala permasalahan yang menimpa pesepakbolaan Indonesia. Selain itu, Zainudin juga mengatakan bahwa status tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2021 akan menjadi salah satu pembahasan yang akan dibicarakan.

"Besok rencananya saya akan ngobrol dengan temen-teman dari PSSI sekaligus bahas mengenai terpilihnya kita jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021. Udah dekat loh, sekarang 2019 dan 2021 jangan dilihat jauh sangat dekat. Maka kita harus serius mempersiapkan hal itu," pungkasnya. (A-4)

BERITA TERKAIT