28 October 2019, 18:34 WIB

Gerindra: Arahan Prabowo untuk Kritis Aktif kepada Anies


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/SUSANTO
 MI/SUSANTO
DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024

ANGGOTA DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra Syarif membantah kader Partai Gerindra di DPRD DKI Jakarta diinstruksikan untuk mengkritisi kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Ditemui di Balai Kota DKI, Syarif menegaskan pihaknya diinstruksikan untuk mengkritisi secara membangun atau memberikan saran dan masukan demi kesejahteraan masyarakat DKI.

"Kritis itu padanan katanya bukan menentang. Tapi kritis aktif. Kita aktif, bukan diam. Masa kalau ada yang nggak benar kita diam saja kan nggak. Tapi kita kritisi, kita berikan saran," ungkapnya, Senin (28/10).

Ia menegaskan arahan dari Prabowo yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan itu juga bukan arahan baru melainkan sudah diberikan sejak dua pekan lalu. "Itu juga bukan baru. Itu sudah 2-3 minggu lalu bahwa kita diarahkan untuk bersama rakyat," tukasnya.

Syarif yang saat ini duduk di Komisi D DPRD DKI Jakarta menambahkan pihaknya tidak menentang kebijakan Anies tetapi akan fokus mengkritisi untuk bisa membangun Jakarta lebih baik.

Sikap yang saat ini ditunjukkan Partai Gerindra pun bukan dalam posisi menentang. Syarif mencontohkan fraksinya pernah menentang kebijakan Pemprov DKI manakala dipimpin oleh Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP).

"Kalau menentang iya, dulu pernah saat Pak BTP. Itu saya menentang. Tapi kalau sekarang saya hanya kritis," tandasnya.

Sebelumnya dikabarkan Partai Gerindra yang sebelumnya mengusung Anies Baswedan dalam Pilkada 2017 mengambil posisi berseberangan dengan Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu. (OL-4)

BERITA TERKAIT