28 October 2019, 18:12 WIB

Pengguna Sepeda di Jakarta Meningkat 580%


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/Saskia Anindya Putri
 MI/Saskia Anindya Putri
Pengendara sepeda melintas di luar jalur sepeda karena terhalang pengendara motor di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakart, Jumat (20/9)/

KEPALA Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengungkapkan sejak uji coba jalur sepeda fase 1 diresmikan pada 20 September, jumlah pengguna sepeda meningkat hingga 580%.

Jalur sepeda fase 1  memanjang dari Jalan Medan Merdeka Selatan hingga Jalan Pemuda atau tepatnya di titik Gedung Velodrome.

Sementara itu saat ini juga sudah ada jalur sepeda fase 2 yang memanjang dari Jalan Fatmawati Raya (simpang TB Simatupang) hingga Jalan MH Thamrin.

Hal ini diperoleh dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh Institute for Transportation and Development Policy (ITDP).

Hal itulah yang menjadi dasar bagi Dinas Perhubungan DKI untuk terus mengembangkan jalur sepeda di Jakarta. Tahun ini akan ada 63km jalur sepeda yang diujicobakan.

"Jumlah pengguna sepeda meningkat 580% atau bilang dihitung angka ada dari 8 pesepeda yang melintas tiap jamnya meningkat menjadi 47 orang pesepeda melintas tiap jamnya," ungkap Syafrin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (28/10).

Syafrin melanjutkan dari evaluasi yang dilakukan ITDP tersebut diketahui pula pengguna jalur sepeda di fase 1 ini rata-rata adalah pekerja.

"Mereka adalah pekerja. Mereka menggunakan sepeda untuk bekerja lalu selanjutnya ada yang berganti moda ada pula yang full hanya sepeda," terangnya.

Syafrin mengaku sudah mengusulkan anggaran sebesar Rp69 miliar untuk pembangunan jalur sepeda sepanjang 49 km atau 75ribu meter persegi pada 2020.

"Kita harapkan nanti penggunaan sepeda akan menjadi life style. Orang bekerja ke depan akan menggunakan sepeda," terangnya.(OL-8)

BERITA TERKAIT