28 October 2019, 15:30 WIB

SIO Raup Pendanaan Sebesar Rp42,8 Triliun


Andhika Prasetyo | Ekonomi

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
 ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan kata sambutan pada Peluncuran SDG Indonesia One di gedung Dhanapala, Jakarta

SDG Indonesia One (SIO) mampu meraup nilai komitmen hingga US$3,05 miliar atau setara Rp42,8 triliun per Oktober 2019,

Baru setahun mengudara, jumlah yang sudah dikumpulkan SIO terbilang sangat besar. SIO merupakan platform kerja sama pendanaan terintegrasi yang diluncurkan pada 5 Oktober 2018.

PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) ditunjuk sebagai pelaksana mandat sekaligus salah satu Special Mission Vehicle (SMV) serta pengelola dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Platform itu dibentuk untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang berorientasi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Indonesia.

"Peran SlO telah memobilisasi dukungan dari berbagai pihak. Mereka bersedia menjadi sumber pembiayaan untuk mendorong percepatan pembangunan berkelanjutan dan pencapaian SDGs di Indonesia," ujar Direktur Utama PT SMI Edwin Syahruzad di Jakarta, Senin (28/10).

Tercatat, ada 31 pihak yang terlibat sebagai sumber pendanaan yang terdiri dari lembaga pemerintah, bank pembangunan, lembaga donor, lembaga multilateral dan bank komersial.

Baca juga: SDG Academy Indonesia Tingkatkan Kapasitas SDM

Dalam setahun terakhir, dana yang telah terkumpul melalui SIO telah disalurkan ke dalam bentuk pembangunan seperti rekonstruksi dan rehabilitasi di daerah bencana seperti Palu, Sigi dan Donggala.

Selain itu, SIO juga berperan dalam penyaluran fasilitas pembiayaan daerah, penyediaan bantuan teknis pada proyek infrastruktur ramah lingkungan serta peningkatan kapasitas dalam efisiensi energi.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman berharap dengan capaian positif yang telah dicapai, akan ada lebih banyak pihak turut serta bergabung ke dalam program pembiayaan.

"Platform SIO menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia, mulai dari mobilisasi dan koordinasi peran pemerintah hingga mengurangi beban fiskal. Kami berharap dapat meningkatkan eksposur kinerja SIO kepada publik dan meningkatkan partisipasi para mitra terhadap program yang telah direncanakan pada platform SIO," tuturnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT