28 October 2019, 11:45 WIB

Komunikasi Jadi Kunci Kemenangan Praveen/Melati


Kautsar Halim | Olahraga

badmintonindonesia.org
 badmintonindonesia.org
Ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

PEBULU tangkis ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti membeberkan kunci kemenangan mereka di final Prancis Terbuka 2019, Minggu (27/10). Menurut mereka, itu terjadi karena jalinan komunikasi yang baik..

Praveen/Melati keluar sebagai juara setelah menaklukkan Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong pada fase final dengan skor 21-16 dan 22-20.

Zheng/Huang yang berasal dari Tiongkok bukan lawan mudah karena berstatus sebagai ganda campuran terbaik dunia.

"Kuncinya adalah komunikasi dan saling mendukung. Kami terus percaya satu sama lain dan tidak mau menyerah walaupun harus ketinggalan dulu," kata Melati seusai laga seperti dikutip laman resmi PBSI.

Baca juga: Tekuk Ganda India, The Minions Juara Prancis Terbuka

Sementara itu, Praveen menyebut mental pantang menyerah sebagai faktor penting lainnya yang mengantarkan mereka memenangi partai final. Dia mengklaim lebih siap ketimbang Zheng/Huang.

"Di setiap pertandingan pasti ada kesempatan untuk menang, begitu juga di partai final. Siapa yang lebih siap, pasti dia yang menang. Kuncinya, kami tidak mau lengah dan menyerah begitu saja," ungkap Praveen.

Melati yang tidak bisa menahan rasa senangnya tidak lupa bersyukur atas prestasi yang didapat.

Kendati demikian, dia tidak lantas puas begitu saja. Melati mengklaim makin percaya diri untuk meraih gelar lainnya di turnamen berikutnya.

"Kemenangan ini merupakan ajang pembuktian bahwa kami bisa. Ini juga pasti menambah kepercayaan diri kami ke depannya. Tapi, perjalanan masih panjang dan kami tidak boleh cepat puas," tutup Melati.

Prancis Terbuka 2019 merupakan turnamen BWF World Tour 750 kedua yang dijuarai Praveen/Melati. Sebelumnya, prestasi serupa mereka raih lewat Denmark Terbuka 2019 pada pekan lalu. Saat itu, mereka menang di final dengan mengalahkan unggulan kedua asal Tiongkok Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping, 21-18, 18-21, dan 21-19. (Medcom/OL-2)

BERITA TERKAIT