27 October 2019, 19:30 WIB

Alumninya Jadi Menteri, Sekolah Asisi Harap Bisa Bawa Perubahan


mediaindonesia.com | Humaniora

Dok. Sekolah Asisi
 Dok. Sekolah Asisi
Sekolah Asisi selenggarakan vidoe call dengan alumninya yang jadi menteri

TERPILIHNYA 3 alumni Sekolah Asisi dalam Kabinet Indonesia Maju, membuat bangga segenap pengurus Yayasan St Fransiskus Asisi dan alumni sekolah tersebut.

Tiga alumni Sekolah Asisi yang dipilih Presiden Joko Widodo di jajaran Kabinet Indonesia Maju itu adalah Menteri BUMN Erick Thohir (alumni SD Asisi tahun 1977-1983, SMP Asisi tahun 1983-1985), Menteri Sosial Juliari Peter Batubara (alumni SD Asisi tahun 1979-1985, SMP Asisi tahun 1985-1988), serta Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga (alumni SMA Asisi  tahun 1999-2002).

Sejumlah alumni dan pengelola sekolah tersebut berkumpul di Komplek Sekolah Asisi, Jalan H. Ramli, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (26/10), untuk menyampaikan selamat atas terpilihnya alumni sekolah tersebut sebagai menteri dan wakil menteri.

Ketua Yayasan St. Fransiskus Asisi Romo Alfred Dino Lamaroang mengatakan, sebagai yayasan yang bergerak di bidang pendidikan, Yayasan St Fransiskus Asisi memiliki komitmen yang jelas dalam membentuk insan-insan yang cinta tanah air dan total berkarya untuk negeri.

“Ini terlihat jelas dari visi misi Yayasan St. Fransiskus Asisi yaitu Unggul, Kasih dan Peduli. Jadi dengan terpilihnya mereka Yayasan St. Fransiskus Asisi meyakini bahwa mereka akan membawa perubahan dengan berbekal semangat unggul, kasih dan peduli,” ujarnya.

Baca juga : Kabinet Indonesia Maju Simbol Kerukunan

Alfred bersama Kepala Sekolah SMA Asisi Heru Malyono; dan sejumlah alumni berkesempatan melakukan video call dengan Juliari Peter Batubara dan ditayangkan di tampilan proyektor.

“Kami keluarga besar Sekolah Asisi, para alumni, sangat senang Bapak terpilih (sebagai Menteri Sosial—red), mudah-mudahan bisa meneruskan perjuangan Fransiskus Asisi yang selalu melakukan pembaharuan,” kata Romo Alfred mengawali perbincangan lewat video call.

Selebihnya, mereka pun saling bertanya kabar, dan berdialog selayaknya teman akrab yang jarang berkumpul. Bahkan Juliari masih mengingat satu per satu rekannya semasa sekolah, dan mengenang keakraban mereka selama menempuh pendidikan di Sekolah Asisi.

“Terima kasih Romo. Terima kasih semuanya. Ayo bikin acara dong. Anton biar demo basket, Ari Sudarya demo kempo, Rudy Munthe demo gangsing bola,” seloroh Juliari Batubara.

Sementara Jerry Sambuaga, mengirimkan rekaman video kesan pesannya mengenyam pendidikan di Sekolah Asisi kepada segenap pengurus yayasan dan pengelola Sekolah Asisi serta para alumni. Video itu diputar di forum tersebut.

Kepala Sekolah SMA Asisi Heru Malyono mengatakan, Jerry Sambuaga saat masuk kelas satu SMA Asisi sudah terlihat memiliki potensi. Dia dinilai komunikatif, prestasi akademiknya juga bagus, serta aktif di organisasi.

“Dengan guru juga sangat menghargai. Waktu mau maju jadi anggota DPR dia datang ke Asisi, mohon doa restu agar lolos anggota DPR. Kami malah tidak menyangka jadi Wakil menteri. Saya berikan ucapan selamat, walau pun sudah malam hari ternyata dia merespon,” kata Heru Mulyono.

Heru pun mengaku sempat menelpon Jerry dan memintanya memberikan kesan pesan selama sekolah di Asisi lewat rekaman video. “Saya tunggu.. Siap Pak (kata Jerry—red). Akhirnya dia kirim juga videonya itu,” beber Heru.

Rudy Munthe yang satu angkatan dengan Juliari Batubara sejak SD, mewakili rekan-rekannya sesama alumni Sekolah Asisi, menyampaikan harapan agar Juliari Batubara, Erick Thohir, dan Jerry Sambuaga, bisa bekerja dengan baik sesuai harapan pimpinan yang telah memberikan kepercayaan. (OL-7)

BERITA TERKAIT