27 October 2019, 19:00 WIB

Hut ke-2, Tokomodal Bantu Renovasi Warung


mediaindonesia.com | Ekonomi

Dok. Tokomodal
 Dok. Tokomodal
Tokomodal bantu renovasi warung

PERUSAHAAN teknologi finansial (fintech) dalam negeri, Tokomodal merayakan hari jadi yang ke-2 dengan pemberian bantuan berupa renovasi, cat warung, pemberian rak display dan barang dagangan kepada dua Outlet Binaan Alfamart (OBA) yang terdampak bencana tsunami di Anyer, Banten pada Desember tahun lalu.

“Tak ada pesta mewah dalam peringatan ulang tahun ke-2 Tokomodal. Dananya kami gunakan untuk membantu dua OBA korban tsunami di wilayah Anyer, Banten,” kata Co-Founder dan CEO Tokomodal, Chris Antonius dalam keterangan tertulisnya,

Bantuan kepada OBA, lanjut Chris, merupakan bagian dari komitmen Tokomodal untuk terus fokus pada peningkatan produktivitas warung berskala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Terutama pinjaman modal usaha yang prosesnya cepat dan tidak ribet.

“Kendala terbesar dari pengembangan UMKM adalah keterbatasan modal. Mau pinjam ke bank konvensional tidak tahu caranya. Kalaupun bisa, prosesnya ribet sama urusan agunan. Karena itu, kami terinspirasi untuk memberi pinjaman modal tanpa ribet dan cepat, karena semua proses dilakukan secara online,” ujarnya.

Berkat pinjaman modal usaha itu, menurut Chris, terjadi peningkatan produktivitas di kalangan OBA dalam satu tahun terakhir. Karena barang yang dijual menjadi lebih banyak dan bervariasi.

Baca juga : Sumber Daya Manusia Corong Utama Hadapi Digitalisasi

Chris menekankan, skema pinjaman di Tokomodal dibuat non-tunai. Merujuk pada pengalaman jika pinjaman diberikan dalam bentuk uang tunai maka hal itu akan memicu perilaku konsumtif peminjam dana.

“Tokomodal menggandeng Alfamart untuk menjalankan skema pinjaman. Karena disadari perlunya mitra yang memiliki ekosistem pembinaan UMKM yang baik,” tuturnya.

Chris menjelaskan, pelaku UMKM dapat mengajukan modal pinjaman melalui aplikasi, yang kemudian ditindaklanjuti kepada Alfamart. Hasil akhirnya, peminjam dapat produk konsumsi sehari-hari dari Alfamart untuk dijual kembali di warungnya.

“Sinergi kerjasama Tokomodal dengan Alfamart yang mempunyai jangkauan hingga ke pelosok, membuat pelaku UMKM binaan merasakan manfaat nyata untuk keberlangsungan usahanya,” katanya.

Hal senada dikemukakan General Manager Department Store Sales Point Alfamart, Tri Wiyono. Katanya, banyak anggota Alfamikro yang merasakan manfaat dari kolaborasi Tokomodal dengan Alfamart. “Mereka terbantu atas ketersediaan dan variasi barang. Sehingga penghasilan ikut meningkat,” katanya.

Pemilik OBA, Bobby (37) mengaku senang atas bantuan yang diberikan Tokomodal dan Alfamart. Saat tsunami terjadi, warungnya rusak. Bahkan dirinya sempat terpisah dengan istri, saat keduanya berusaha menyelamatkan diri masing-masing.

“Barang dagangan saya sekarang jadi lebih komplit. Pinjaman ini benar-benar membantu kehidupan saya. Sehari saya bisa untung Rp300 ribu. Kalau ramai, bahkan saya untung bisa Rp500 ribu,” kata Bobby yang mengaku berbisnis warung sejak 6 tahun lalu.

Ia juga mengaku senang, karena proses pengoperasian aplikasi saat mengajukan pinjaman modal serta pemesanan barang bisa dilakukan secara online. Sehingga waktu lebih efektif dan efisien. “Tinggal klik saja, semua urusan beres. Apalagi ada kode khusus, sehingga transaksi keuangan jadi lebih aman,” tuturnya. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT