28 October 2019, 06:00 WIB

Pembuktian Pulisic di Turf Moor


Yakub P Wijayaatmaja | Sepak Bola

Oli SCARFF / AFP
 Oli SCARFF / AFP
Gelandang Chelsea Christian Pulisic (tengah) merayakan gol ketiganya saat menghadapi tuan rumah Burnley.

GELANDANG andalan Chelsea, Christian Pulisic, sukses mencetak trigol pertama dalam kariernya ketika Chelsea menghancurkan tuan rumah Burnley 4-2 pada laga lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Turf Moor, kemarin dini hari WIB.

Pemain asal AS itu berangkat ke Burnley dengan catatan tanpa gol untuk Chelsea sejak kepindahannya dari Borussia Dortmund pada paruh kedua musim lalu.

Pulisic seakan menjawab keraguan itu dengan memberikan trigol ‘sempurna’ melalui kaki kiri, kaki kanan, dan kepala.

Pulisic juga menjadi pencetak trigol termuda di Liga Primer pada usia 21 tahun 38 hari.
Rekor termuda sebelumnya dimiliki rekan setimnya, Tammy Abraham, yang men­cetak trigol ketika berumur 21 tahun 347 hari.

Sempat tersisih dari tim utama karena kehadiran pemain jebolan akademi Chelsea, Pulisic mampu menjawab keraguan.

Sebelumnya, dia juga memberi andil ketika the Blues menang 1-0 atas Ajax Amsterdam di ajang Liga Champions. Kini Pulisic tampil menawan untuk membuat pasukan Frank Lampard selalu menang di tujuh laga terakhir.

Pulisic membuka keran gol di menit ke-21. Memanfaatkan kelengahan pemain Burnley, Pulisic masuk ke kotak penalti dan melepaskan tendangan yang gagal ditepis kiper Nick Pope.

Di akhir babak pertama, Pulisic memanfaatkan umpan Willian untuk membuat Chelsea unggul 2-0. Di babak kedua, sundulan Pulisic di menit ke-56 melengkapi trigol. Sementara itu, Willian men­cetak gol penutup Chelsea di menit ke-58.

Burnley mampu memperkecil skor melalui aksi Jay Rodriguez (86’) dan Dwight McNeil (89’). Namun, Chelsea tetap meraup tiga angka untuk kukuh di posisi keempat klasemen dengan 20 poin.

“Ini merupakan hattrick profesional pertama,” ujar Pulisic kepada BBC. “Saya hanya ingin berada di lapangan dan membantu tim meraih kemenangan. Saya tidak berpikir itu akan sangat mudah. Maka, hari ini menurut saya adalah hari spesial,” tambah pemain asal Amerika Serikat itu.

Sang pelatih, Lampard, pun turut memuji aksi hebat Pulisic. “Saya harus melatihnya dengan cara yang benar agar bisa mendapatkan yang terbaik,” tutur Lampard.

Kembali ke jalur

Di Spanyol, Atletico Madrid kembali ke jalur kemenangan setelah membekap Athletic Bilbao 2-0 di rumah sendiri, Wanda Metropolitano, kemarin. Setelah dua kali hasil imbang, pasukan Diego Si­meone meraih angka penuh melalui gol Saul Niguez di menit ke-28 dan aksi Alvaro Morata di menit ke-64.

Atleti--sebutan Atletico--kini menempel ketat penguasa klasemen, Barcelona. Kedua tim sama-sama mengoleksi 19 poin, hanya saja Barca baru memainkan sembilan laga, sedangkan Atletico sudah 10 kali tampil.

Seusai laga, Morata mengatakan, kemenangan itu berkat kerja sama dan memaksimalkan kesempatan. Ia pun ­meng­­apresiasi aksi penyerang asal Argentina, Angel Correa, yang dua kali membantu membobol gawang Bilbao.

“Saya senang dengan penampilan hebat Correa karena ia pantas dapat kesempatan di tim utama,” ujar Morata, pemain pinjaman dari Chelsea. (AFP/Marca/R-2)

BERITA TERKAIT