27 October 2019, 10:46 WIB

Kunker ke Papua, Presiden Akan Temui 3.000 Warga Pegunungan Arfak


Nur Aivanni | Politik dan Hukum

MI/Ramdani
 MI/Ramdani
Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Papua dan Papua Barat

PRESIDEN Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengawali hari kedua kunjungan kerjanya di Provinsi Papua dan Papua Barat dengan bertolak menuju Kabupaten Pegunungan Arfak. Dari Bandar Udara Domine Eduard Osok, Kota Sorong, Presiden terlebih dahulu bertolak menuju Bandar Udara Rendani, Kabupaten Manokwari, Minggu (27/10).

Setibanya di Kabupaten Manokwari, Kepala Negara dan rombongan kemudian melanjutkan perjalanan dengan menumpangi helikopter Super Puma TNI-AU menuju Kabupaten Pegunungan Arfak. Presiden tiba di helipad Bandar Udara Irai, Kabupaten Pegunungan Arfak sekitar pukul 09.40 WIT.

Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Erlin Suastini mengatakan bahwa Presiden dan rombongan direncanakan akan bertemu dengan sekitar 3.000 masyarakat Kabupaten Pegunungan Arfak di lapangan bola Irai.

"Presiden juga diagendakan untuk meninjau Pasar Irai," tambahnya dalam keterangan resminya, Minggu (27/10).

Setelah itu, Presiden Jokowi dan rombongan akan kembali menumpangi helikopter Super Puma TNI AU untuk kemudian lepas landas dari Bandar Udara Irai, Kabupaten Pegunungan Arfak, menuju Bandar Udara Rendani, Kabupaten Manokwari. Dari Kabupaten Manokwari, Presiden Jokowi akan terbang menuju Bandar Udara Utarom, Kabupaten Kaimana.

Sore harinya, Presiden diagendakan untuk meninjau fasilitas publik di Kabupaten Kaimana. Presiden dan rombongan akan bermalam di Kabupaten Kaimana dan melanjutkan agenda kerja keesokan harinya.

baca juga: Jaksa Agung Tegaskan Dirinya Profesional

Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Kabupaten Pegunungan Arfak, antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Plt. Kapolri Komjen Ari Dono, dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan. (OL-3)

 

 

BERITA TERKAIT