26 October 2019, 22:33 WIB

Konten Prabowo Kirim Utusan Jemput Rizieq Shihab, Kominfo: Hoaks


Antara | Politik dan Hukum

kominfo.go.id
 kominfo.go.id
Berita hoaks.

TELAH beredar sebuah foto hasil tangkapan layar berupa sebuah artikel berjudul "Gerindra: Pak Prabowo Sudah Mengirim Utusan Untuk Kepulangan Habib Rizieq Shihab"

Kabar itu bersumber dari media blog petroxi.blogspot.com yang tidak terdaftar atau terverifikasi sebagai perusahaan pers di Dewan Pers. Adapun berdasarkan pemberitaan sejumlah media yang terverifikasi oleh Dewan Pers melaporkan konten yang berbeda.

(Dok kominfo.go.id)

Seperti dalam artikel di Detik.com berjudul Prabowo Diminta Pulangkan Habib Rizieq, Gerindra: Bukan Tugas Menhan, Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan setidaknya ada tiga kementerian yang terkait dengan pemulangan imam besar FPI itu. Kementerian Pertahanan, kata Riza, bukanlah satu di antaranya.

Selain itu, Tribunnews.com dalam artikel berjudul Gerindra: Pemulangan Habib Rizieq Bukan Tugas Menhan, Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menegaskan pemulangan Habib Rizieq bukanlah tugas Kementerian Pertahanan.

Baca juga: Suhu di Indonesia Lampaui 40 Derajat Celsius, BMKG: Hoaks

Hal itu dikatakannya merespons permintaan PA 212 memberi target 100 hari kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk memulangkan Habib Rizieq.

Sikap tersebut juga diungkapkan oleh Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dalam artikel yang dimuat mediaindonesia.com berjudul Gerindra Menilai Prabowo Tak Berkewajiban Pulangkan Habib Rizieq.

Baca juga: Gerindra Menilai Prabowo tak Berkewajiban Pulangkan Rizieq Shihab

Menurut Sufmi, Menhan Prabowo Subianto sama sekali tidak memiliki kewajiban untuk memulangkan Rizieq Shihab ke Indonesia.

Sehingga, tidak ada penjelasan resmi dari Partai Gerindra yang menyatakan Prabowo telah mengirim utusan terkait kepulangan Rizieq Shihab. (X-15)


Catatan redaksi: Ada kesalahan dalam penulisan judul berita ini yang telah dikoreksi redaksi mediaindonesia.com. Redaksi mohon maaf kepada para pihak terkait dan pembaca. Dan dengan ini, kesalahan telah diperbaiki.

 

 

 

BERITA TERKAIT