27 October 2019, 04:00 WIB

Ria Miranda Manfaatkan Kecerdasan Buatan


(Ant/H-2) | Weekend

MI/ARYA MANGGALA
 MI/ARYA MANGGALA
 Desainer Ria Miranda

RIA Miranda, 34, menjadi perancang busana Indonesia pertama yang berkolaborasi dengan Rinna, teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dari Microsoft. Empat kerudung yang tercipta dari hasil kolaborasi keduanya dipamerkan di Senayan City, Jakarta, Kamis, (24/10). Kolaborasi ini dilakukannya dalam rangka memperingati 10 tahun perjalanan kariernya di dunia mode Indonesia.

Rinna adalah teknologi kecerdasan buatan untuk meniru pikiran manusia, termasuk menciptakan konten seni. Rinna dikembangkan sebagai kecerdasan buatan yang punya kepribadian remaja putri. Teknologi ini sudah hadir sejak dua tahun silam di chatbot aplikasi Line.

Untuk mendapatkan sebuah desain, Ria harus memberikan sejumlah kata kunci yang diterjemahkan dalam pola desain hanya dalam hitungan jam.

Pola itu lantas diolah Ria untuk lebih disempurnakan dan disesuaikan dengan gayanya. "Sesuai dengan moodboard aku dan dituangkan ke dalam suatu pattern (pola)," ucap perempuan kelahiran Padang, Sumatra Barat, 15 Juli 1985 itu.

Director of Marketing and Operations Microsoft Indonesia, Linda Dwiyanti, menambahkan Rinna telah belajar dari 236 seniman ternama di dunia untuk bisa menciptakan beragam pola tersebut. (Ant/H-2)

BERITA TERKAIT