26 October 2019, 15:05 WIB

Awas, Polusi Udara Buat Rambut Rontok


Mediaindonesia.com | Humaniora

MI/ADI MAULANA IBRAHIM
 MI/ADI MAULANA IBRAHIM
Gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara di Penjaringan, Jakarta Utara, belum lama ini.

PARA peneliti berpendapat, rambut rontok tak hanya disebabkan gen, tetapi juga sejumlah besar faktor lingkungan salah satunya polusi udara. Hal ini mungkin menjelaskan jika suatu saat warga Jakarta mengeluhkan rambut mereka rontok, mengingat Jakarta belakangan ini tercatat sebagai kota dengan level polusi yang tinggi.

Peneliti dari Future Science Research Center di Korea Selatan, Hyuk Chul-kwon dalam makalahnya berjudul Efek Partikel pada Papilla Dermal Manusia menemukan efek materi partikulat pada sel di pangkal folikel rambut. Sel-sel ini disebut sel papilla dermal folikel (HFDPC).

Materi partikulat, adalah istilah untuk campuran partikel padat dan tetesan cairan, terbuat dari berbagai bahan kimia, yang dapat dihirup orang. Beberapa partikel ini menimbulkan risiko serius bagi kesehatan.

Dalam studi, Kwon dan koleganya mengekspos HFDPC ke partikel debu dan diesel PM10, partikel yang bisa terhirup dengan diameter yang umumnya 10 mikrometer dan lebih kecil dari itu.

Hasil analisis mereka menemukan, paparan PM10 dan partikel diesel menurunkan kadar protein beta-catenin untuk pertumbuhan rambut. Selain itu, debu dan PM10 menurunkan tingkat protein lain yakni cyclin D1, cyclin E, dan CDK2 yang menentukan pertumbuhan rambut dan retensi rambut. (Ant/H-2)

BERITA TERKAIT