26 October 2019, 09:00 WIB

Undip Dukung Gelar Pahlawan untuk Ratu Kalinyamat


Haryanto | Nusantara

Medcom.id/Mustholih
 Medcom.id/Mustholih
Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat (kedua kanan).

WAKIL Ketua MPR, Lestari Moerdijat, selaku Pembina Yayasan Dharma Bakti Lestari (YDBL) menandatangani naskah kerja sama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (Undip) untuk mengusulkan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional.

Usulan itu mencuat karena Ratu Kalinyamat dinilai telah berkontribusi terhadap embrio hadirnya kebangsaan Indonesia dalam konteks kekinian.

Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan di kampus Unidp, Semarang, kemarin. Lestari yang akrab disapa Mbak Rerie memaparkan proses persiapan pengajuan sudah rampung 75% dengan terselesaikannya naskah akademik dari permohonan tersebut.

"Naskah akademik disusun oleh tim pakar yang diketuai Prof Ratno Lukito yang dibantu pakar sejarah Undip, pakar politik dan pertahanan UI, ahli ilmu komunikasi UI, arkeolog Pusat Litbang Balai Arkeologi Nasional Kemendikbud," ujar Mbak Rerie.

Pada kesempatan itu, ditandatanganinya naskah kerja sama antara YDBL dan FIB Undip untuk melakukan dan mengefektifkan segala bentuk kajian atas fungsi dan makna ketokohan dan nilai-nilai kejuangan Ratu Kalinyamat yang berkuasa di Kerajaan Jepara pada 1549 - 1579.

Naskah kerja sama ditandatangani Pembina YDBL Lestari Moerdijat dan Dekan FIB Undip Nurhayati. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Dekan I FIB Undip Alamsyah, Wakil Dekan II FIB Suhayo, Wakil Ketua Ikatan Alumni Undip Setiyo Miharso, serta Ketua Tim Pakar Ratu Kalinyamat YDBL Ratno Lukito.

"Beliau telah berkontribusi terhadap embrio hadirnya kebangsaan Indonesia dalam konteks kekinian,'' kata Nurhayati.

Saat ini, YDBL bersama komponen masyarakat lainnya di Kudus, seperti Lesbumi NU, Yayasan Lembayung, Yayasan Sultan Hadlirin sedang menghidupkan kembali rencana menjadikan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional. (Mts/HT/N-3)

BERITA TERKAIT